Ini Bukti “Perbedaan Keyakinan” Bukan Masalah Di Manado

Manado, INewscrime.com Saat kota-kota lain yang ada di Indonesia sedikit renggang karena perbedaan pemahaman disebabkan adanya fanatisme dari masing-masing golongan. Di Sulawesi Utara khususnya Kota Manado, slogan “Torang Samua Basudara” masih melekat dihati para warga yang membuat Manado masih dalam situasi kondusif.

Kondusifnya situasi di Manado karena kuatnya rasa kepedulian dan rasa toleransi antar umat beragama seakan tidak ada jarak antara pemeluk agama satu dengan yang lain.

Terpantau oleh awak media dimana salah satu gereja yang ada di Manado dalam suasana bulan ramadham gereja tersebut memasang sebuah baliho berukuran 4×2 Meter bertuliskan “Selamat Menunaikan Ibadah Puasa”

Baliho Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Yang Di pasang oleh Umat Katolik Di Halaman Gereja Santo aIgnatius Manado

Baliho yang terpasang di Gereja Paroki samping aula St.Ignasius tersebut memberikan warna positif sekaligus menjadikan kuatnya kerukunan antar umat beragama di Kota Manado.

Salah satu pengurus gereja paroki yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa pemasangan baliho tersebut untuk menghormati saudara-saudara muslim yang saat ini lagi menjalankan ibadah puasa. “Kami sangat menghormati saudara-saudara muslim yang lagi berpuasa di bulan ramadhan oleh karena itu dia meminta kepada saudara-saudara kristiani lebih khusus umat katolik untuk menghargai warga muslim yang lagi berpuasa”.

(Redaksi)