“Hebat” !!!! Ditreskrimsus Tangkap HJ di Mapolda Sulut

Manado, INewscrime.com– Ada yang berbeda didepan pintu ruang Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Lantai Satu Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Rabu,25/7+2018) (Sulut) sekira pukul 13.15, suasana mencekam terlihat disana.

Foto by (Tribunnews Manado) Pengamanan Ketat didepan Pintu Ruangan Ditreskrimsus Polda Sulut Saat Hendra Jacob diperiksa.

Terpantau oleh inewscrime.com Hendra Jacob tersangka pencemaran nama baik.sedang di periksa. Terinformasi HJ tiba di Mapolda Sulut sekitar pukul 13.15. diikuti oleh delapan personel bersenjata, dan beberapa penyidik serta anggota Subdit Cyber Crime dan Perbankan.

Anehnya, HJ yang nota bene saat itu sudah berada di Mapolda Sulut dihampiri Oleh Kasubdit Cyber Crime dan Perbankan AKBP Iwan Permadi mendekati HJ dan bertanya kenapa tidak memenuhi panggilan.

“Kamu tidak memenuhi panggilan kami pukul 09.00,” tanya AKBP Iwan kepada HJ.
“Saya menunggu pengacara,” jawab HJ.

Kasubdit kemudian langsung meminta anggotanya untuk memborgol HJ.

“Borgol dia. Jangan takut,kenapa kalian takut pada Hendra Jacob” ujar Permadi.

Usai diborgol, HJ pun langsung di bawa ke dalam ruang Penyidik Subdit Cyber Crime dan Perbankan.

Diketahui sebelumnya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) telah menetapkan HJ sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik. Kabid Humas Polda Sulut Kombes (Pol) Iwan Tompo membenarkan laporan tersebut.

“Dia diduga telah mencemarkan nama baik seseorang. Dia melanggar Primair Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (3) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Subsidair Pasal 311 ayat 1 KUHP,” ujar Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Ibrahim Tompo, pada inewscrime.com.

Sebelumnya pada 5 April 2018 Polda Sulut telah melakukan gelar perkara kasus ini,”tambahnya.

Hendra Jacob sendiri saat di konfirmasi oleh inewscrime.com mengatakan penangkapan atas dirinya terkesan tendensius.

“Iwan Permadi terkesan tendensius,kasus apa saya sehingga harus di tangkap dan di borgol, Saya datang sendiri ke Polda, saya sudah ada di Mapolda sempat bertemu dengan teman teman saya kok harus di tangkap dan di borgol.

” Jangan terlalu show of force, jadi Polisi harus lebih lugas,tukas Hendra Jacob. (Fon)