Harga Kopra Anjlok, Billy Lombok Dorong Pemerintah Gelar FGD Dengan Stake Holder Terkait.

Anggota Komisi II Deprov Sulut dari Partai Demokrat Billy Lombok

INewscrime.com– Anjloknya harga Kopra yang oleh Pemerintah dikatakan akibat dari mekanisme pasar disoroti oleh legislator partai Demokrat di Deprov Sulut Billy Lombok.

Pada media disela sela pelaksanaan hearing antara Komisi II dan instansi terkait, Billy mengatakan Komisi II akan mendorong pemerintah untuk menseriusi dampak dari anjloknya harga Kopra ini.

“Pemerintah tidak bisa pasrah begitu saja dengan mekanisme pasar karena disisi lain para petani bergantung pada pemerintah, “ujar Ketua Pemuda Sinode GMIM dua priode ini.

Oehnya lanjut Billy,Komisi 2 Deprov Sulut akan mendorong pelaksanaan FGD antara Komisi 2 dan stack holder terkait masalah ini untuk mencari tautama permasalahan dan jalan keluarnya. Karena menurutnya akan terjadi pelambatan ekonomi jika ini di biarkan terus.

“Komisi 2 akan mendorong pemerintah melaksanakan FGD (Focus Group Discussion) antara Komisi II, pemerintah serta semua stake holder terkait hingga pengusaha dan petani agar mendapatkan solusi bersama untuk mensiasati anjloknya harga Kopra ini,”tukasnya.

Terpantau sampai hari ini harga Kopra di Sulut ada pada kisaran Rp 6800/Kg.