Glen di Makamkan di Leilem, Petra di Kalasey, Frangky Kowaas Menunggu di Pulangkan

Manado, INewscrime.com,– Dua jenazah atlit paralayang Sulut yang menjadi korban gempa Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Glenn Mononutu dan Petra Mandagi tiba di Manado.Jenazah diterbangkan dari Palu menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.

Kedua jenazah langsung dibawah masing-masing keluarga ke rumah duka.

Pantauan INewscrime.com di rumah duka Keluarga Mononutu-Sela di Kelurahan Winangun, Manado, tampak Wakil Gubernur Sulut, Steven O Kandouw dan anggota DPRD Provinsi Sulut hadir melayat.

Usai disemayamkan dirumah duka keluarga Mononutu Sela Jenazah Glenn Mononutu langsung di bawa ke Leilem untuk dimakamkan disana.

Jenasah Petra Mandagi sendiri masih disemayamkan dirumah duka di Desa Kalasey Minahasa.Sedangkan untuk pemakaman direncanakan besok di pekuburan keluarga didesa Kalasey.

Glenn Mononutu dan Petra Mandagi adalah korban runtuhnya hotel Roa Roa Palu akibat goncangan gempa berkekuatan 7,4 SR yang melanda Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah beberapa hari lalu. Glenn adalah putra dari Sekretaris DPRD Sulut.

Kehadiran Glenn dan Petra bersama beberapa atlit paralayang Sulut lainnya di kota Palu dalam rangka turut memeriahkan perayaan HUT Kota Palu. Glenn direncanakan akan dimakamkan siang ini di desa Leilem, Minahasa.

Tak hanya Glenn dan Petra, tim gabungan masih melakukan pencarian satu atlit paralayang Sulut lainnya, Frangky Kowaas.

Sampai berita ini diturunkan berdasarkan informasi jurnalis Metro TV Amanda Komaling bahwa Frangky Kowaas telah ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa lagi tertimpa reruntuhan hotel Roa Roa tempatnya menginap bersama dua korban lainnya Petra Mandagi dan Glenn Mononutu. Dilaporkan juga oleh Amanda Bahwa Frangky berhasil di evakuasi pada pukul 14.46 di TKP Hotel Roa Roa Palu. (Redaksi)