Fanny Legoh : Minahasa Land Bukan Makar

Foto: Fanny Legoh

INewscrime.com- Pembentangan Bendera Minahasa Land saat deklarasi damai dalam rangka pileg dan Pilpres pada Jumat 22/4-2018 di tanggapi bijak oleh Fanny Legoh legislator PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Saat di wawancarai media ini usai Pelaksanaan Rapat Paripurna dalam rangka HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 54 legislator yang juga pegiat budaya ini mengatakan hal tersebut hanya suasana dinamika saja.
“kalau dia gerakan separatis berarti disana ada propaganda lebih jauh akan ada pancingan atau provokasi yang terjadi terkait kedaulatan NKRI, itu hanya perwujudan eksistensi pribadi, “tukas Legoh.

Foto (Istimewa)  : Pembentangan Bendera Minahasa Land Saat Deklarasi Damai Pileg/Pilpres Beberapa Waktu Yang Lalu

Lebih jauh dirinya mengatakan kalau itu bukan makar, “kalau makar
sudah ada organisasi sendiri, sudah bikin undang undang sendiri dan sudah ada bendera sendiri yang sifatnya resmi.
“Dorang kan masih orang Indonesia,
pasti masih KTP Minahasa. Mungkin itu hanya wacana jauh kedepan dan itu belum bisa dikatakan Makar masih perlu pembuktian , “tegas dia.

Dibagian akhir legislator yang masih akan mencalonkan diri pada priode depan mengatakan secara pribadi dirinya juga tidak suka hal itu karena ini NKRI tapi baginya pikiran pikiran seperti itu adalah hal yang biasa. namanya saja demokrasi wacana wacana kebebasan berpikir adalah hal yang biasa.
” yang penting ada batas, kalau sudah berlebihan pasti akan berurusan dengan hukum, “pungkasnya.