Diikuti Sembilan Negara & 157 Petinju, Kapolda Sulut Resmi Buka Tinju Intenasional Cup II di Manado

INewcrime.com–Kota Manado mendapat kepercayaan menggelar event internasional Tinju yang bertajuk Kejuaraan Tinju Internasional Kapolri Cup II.

Kejuaraan itu sendiri sedianya akan di buka oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Karena berhalangan hadir, secara resmi Kejuaraan ini di buka oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Bambang Waskito di Lapangan Koni Sario Kota Manado pada Kamis (5/7/2018) Pukul 17.22 Wita.

Irjen Bambang Waskito, didampingi Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) yang juga wakapolda Sulut Brigjen Johni Asadoma, Wali Kota Manado Vicky Lumentut, perwakilan dari Kodam XIII Merdeka, dan para undangan lainnya.

Kapolda Sulut Irjen Bambang Waskito sebelum membacakan sambutan kapolri menyampaikan bahwa sebenarnya kapolri telah menyatakan akan menghadiri, bertemu dengan masyarakat Sulut, membuka secara resmi Kejuaraan Tinju Internasional Kapolri Cup.

” tadi malam beliau menghubungi saya dan menyampaikan bahwa karena suatu hal di Jakarta, ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan maka tidak bisa hadir disini,” ujar kapolda.

Dikatakan oleh Kapolda bahwa Kapolri Cup adalah ajang tahunan yang digelar oleh Polri bersaama dengan unsur Pemerintah Kota Manado dengan mengambil momentum Hari Bhayangkara serta juga memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Manado.

Kapolda juga menginformasikan, dalam sejarahnya Sulut telah banyak melahirkan atlet tinju berprestasi baik lokal, nasional maupun internasional. Realitas ini pula yang menimbulkan animo masyarakat Sulut pada kejuaraan tinju ini.

“Kejuaraan ini memotivasi petinju tidak hanya di Sulut tetapi di Indonesja, untuk berprestasi lebih tinggi lagi. Dengan kejuaraan ini cita-cita kita memajukan tinju di Indonesia dapat tercapai,” ujar kapolda.

Pada kejuaraan ini juga kata kapolda untuk mengasah kemampuan.

“Kapolri Cup II ini menjadi arena mengukur kualitas atlet kita di Sulut melawan atlet mancanegara maupun atlet sasana tinju dari daerah lainnya,” ujar kapolda.

Ditambahkan olehnya ini adalah sejarah dimana di Manado digelar kejuaraan internasional dimana aksi petinju dari sembilan negara ditampilkan.

“Akan saling bertukar pukulan diatas ring. Seperti Moto Pertina yakni Satria didalam dan diluar ring,” ujar kapolda.

Dibagian akhir sambutannya, Kapolda mengatakan Kejuaraan Tinju Internasional di Manado ini juga dapat mempromosikan wisata di Sulut agar lebih dikenal sekaligus menjadi ajang untuk menarik perhatian turis lokal dan mancanegara.

Diketahui kejuaraan tinju internasional ini di Ketuai oleh Ferry Keintjem dan berlangsung selama 7 hari. Ketua Panitia dalam laporannya menginformasikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh sembilan negara yakni Australia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Vietnam, dan Taipei, 21 provinsi di Indonesia dan tiga tim yakni Pelatnas Asian Games, Sasana TNI AD, Sasana TNI AU, total jumlah petinju 157 atlet.

“Diikuti oleh 157 atlet. Setiap pertandingan dipimpin oleh 27 orang wasit dari 11 negara. Dan diawasi oleh tujuh orang dari ITO atau Internasional Technical Official, dan 26 orang dari NTO atau Nasional Technical Official. Dengan 14 kelas, menggunakan sistem gugur,” ujar Fery Keintjem, Ketua Panitia Kapolri Cup dalam laporannya. (Fon)