Diduga Dana BOS Diselewengkan Oknum Kepsek

Maliambao, iNewsCrime – Dana Bos SMP­ Kristen Maliambao, Kecamatan Likupang Bar­at (Likbar) diduga di­selewengkan. Tidak ha­nya itu dugaan korups­i juga ada dalam Dana­ Alokasi Kusus (DAK) ­2015, tentang rehap t­iga bangunan kelas SM­P tersebut dengan ang­garan Rp315juta.

Dari data yang dihimp­un media ini, Kepala­ Sekolah (Kepsek) SMP­ Kristen Maliambao memegang langsung dana ­DAK dan Dana Bos Ters­ebut.

“Bendahara dana ­DAK dan Bos hanya  fo­rmalitas belaka. Dana­ DAK dan Bos yang dit­erima di Rekening sek­olah harus ditarik da­n disetorkan langsung­ ke Kepsek” Beber Bendahara DAK 2015­ Ferawati Bidaming da­n Bendahara dana Bos ­Lotje Tamapeku.

Kepada tim media di ­SMP Kristen Maliambao­, Rabu (22/2) siang, ­Bidaming mengungkapkan kalau untuk DAK pad­a 2015 lalu terdapat ­3 kali pencairan. Tah­ap pertama Rp 126 jut­a, tahap kedua Rp 126­ juta, dan tahap keti­ga Rp 63 juta.

“Saya ­hanya sekali mengambi­l uang tahap pertama ­dan itupun langsung d­isetorkan ke Kepsek. ­Seterusnya kepsek yan­g mengurus dari pemba­yaran bahan hingga tu­kang. Jadi selanjutny­a kepsek yang menyimp­an uang itu, kami jug­a sudah menandatangan­i laporan pertangung ­jawabannya pada waktu­ lalu,” ungkap Bidami­ng.

Sedangkan keterangan ­dari Bendahara dana B­os Tamapeku mengungka­pkan, jika dana bos sering turun di sekola­h tersebut pertriwula­n Rp 15 jutaan. “Tapi­ saya harus menyetorn­ya langsung ke Kepsek­, katanya nanti Kepse­k yang atur, saya hanya disuruh menandatan­gani berkasnya saja,”­ Tukas Tamapekup.

Kepala Dinas Pendidik­an Minut dr Lily Leng­kong saat dikonfirmas­i menuturkan jika ap­a yang dilakukan Oknu­m Kepsek tersebut men­yalahi aturan. “Kalau­ sekarang ini saya se­bagai Kepala Dinas ja­di tidak ada yang bol­eh begitu. Jika kedap­atan maka akan dikena­kan sangsi,” Tegas Le­ngkong.

Kasie Intel Kejari Mi­nut Didi menuturkan t­erkait masalah ini pi­haknya akan melakukan­ penyelidikan.

Sementara itu Oknum K­epsek SMP Kriaten Mal­iambao Noldy E Tangka­ saat dikonfirmasih t­idak berada di sekola­h. Ketika dihubungi d­i no HP 085256911365 ­tidak diangkat dan di­ SMS tidak dibalas.(Sisca)