DI TABRAK ANAK ANGKAT BUPATI SEORANG AYAH MEREGANG NYAWA ANAKNYA PATAH KAKI

Korban Meninggal Sedang di Tangisi Oleh Keluarganya

MANADO, INewscrime – Setelah mengalami koma selama empat hari di RSUP Prof RD Kandouw Malalayang Agus Haris  warga Sarongsong Satu Kecamatan Pineleng akhirnya meregang nyawa sekira pukul 20.00 malam ini.

Berdasarkan informasi dari Kapolresta Manado Korban ditabrak oleh Kevin Panambunan yang juga di kenal sebagai anak angkat dari Bupat Minahasa Utara. Tidak hanya Agus Hasan, anaknya Jesril Hasan juga menjadi korban dalam tabrakan yang terjadi pada empat hari yang lalu di ruas jalan Mapanget menuju Maumbi. Jesri sendiri sampai berita di rilis masih dalam perawatan karena mengalami patah kaki.

Tabrakan tersebut terjadi di Jalan ringroad didepan rumah Keluarga Tompuru-Londo, antara mobil Toyota Fortuner DB 1213 F yang di kemudikan oleh pelaku kontra sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan oleh korban, pekan lalau, Senin 13 Maret.

Informasi yang diperoleh, Kedua Kendaraan bergerak dari arah Mapanget menuju ke arah Maumbi, Kemudian Kendaraan Fortuner menabrak sepeda motor yang berada didepannya, kemudian menyeret sehingga sepeda motor oleng ke kiri. Pengemudi sepeda motor mengalami benturan keras dibagian kepala dan tidak sadarkan diri.

Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan pada awak media mengatakan, benar telah terjadi lakalantas dan sudah ditangani penyidik laka dan dilakukan olah TKP dan diproses. Dan menetapkan pengemudi Fortuner sebagai posisi yang tidak menguntungkan dan telah dilakukan  penyitaan terhadap kendaraan yang digunakan oleh Kevin saat kejadian naas itu terjadi.

“Pelaku segera Kami Tahan, Korban sendiri dari informasi masih berada di rumah sakit dan kita membantu untuk pengurusan asuransinya dan untuk pengobatan korban,” ujar Mantan Kapolres Bolmong itu, Jumat (17/3), kemarin.

Keluarga Korban yang bernama Tommy saat diwawancarai di rumah sakit mengatakan samapai saat ini belum ada itikad baik dari Kevin maupun keluarganya untuk bertanggung jawab pada korban meninggal maupun korban luka

“Dari keluarga sendiri menyerahkan semuanya pada Tuhan,” ujar dia.

Ada kejanggalan saat pihak kepolisian memeriksa surat dari kendaraan yang di gunakan pelaku saat kejadian dimana pelaku menggunakan mobil Fortuner dengan nomor polisi DB 4567 AL namun yang tertera pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) DB 1213 F. Diketahui, mobil Fortuner tersebut biasa dipakai Bupati Minahasa Utara dengan menggunakan DB 1 F. (Bob)