Di Pimpin Andrei Angouw, Pansus Laporkan Hasil Pembahasan LKPJ Gubernur 2018 Pada Sidang Parpurna DPRD Sulut

Deprov Sulut, Manado – Bertempat dI gedung DPRD Sulut pada selasa 21/5-2019, DPRD Sulawesi Utara menggelar sidang paripurna dalam rangka laporan pembahasan serta penyampaian rekomendasi pansus atas LKPJ Gubernur Sulut.

Sidang Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Andrei Angouw (AA) yang didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama Wakil Ketua Stefanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo dan Wenny Lumentut.

Diketahui rapat paripurna ini, merupakan jawaban dan tanggapan serta rekomendasi pansus atas LKPJ Gubernur Sulut tahun 2018 yang sebelumnya telah diserahkan pada 23 April 2019 lalu.

Dalam laporan Pansus yang disampaikan langsung oleh Ketua Pansus Ferdinand Mewengkang, DPRD sulut merespon positif bahkan mendalami secara internal LKPJ Gubernur tersebut sesuai dengan tata tertib panitia khusus (Pansus) DPRD, berikut output yang dihasilkan dalam bentuk rekomendasi berupa saran, masukan maupun koreksi dalam Rencana Pembangunan Menengah Daerah Sulut tahun 2016-2021.

Ketua Pansus LKPJ Gubernur 2018 Ferdinand Mewengkang Saat Menyampaikan Laporan.

Dikatakan juga oleh Ketua Pansus kebijakan umum pemerintahan daerah, salah-satunya adalah RPJMD provinsi Sulawesi Utara tahun 2016-2021.

“RPJMD adalah dokumen yang dijadikan pedoman atau acuan penyusunan dokumen perencanaan karena memuat visi, misi, arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah serta tahapan pelaksanaannya selama lima tahun,” katanya.

Ferdinand juga menjelaskan, terselenggaranya good governance merupakan persyaratan bagi setiap pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, transparan dan sesuai aspirasi masyarakat.

“Itu telah terbukti dalam pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw yang telah mengedepankan visi dan misi nasional yaitu terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik serta berkepribadian dalam budaya,” tandasnya.

Dalam laporan Pansus, Bidang pendidikan dan kesehatan menjadi hal yang paling mendapat perhatian khusus. Di bidang pendidikan terkait anjloknya nilai kelulusan siswa SMA/SMK Se-Sulut sementara di bidang kesehatan terkait lambatnya progress pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Kalasey dimana dalamn prosesnya sudah menelan begitu banyak biaya sekita 40 M namun masih begitu banyak kendala yang di hadapi dalam pembangunamln gedung tersebut.

Wagub Steven Kandouw Saat Menyampaikan Sambutan.

Menanggapi rekomendasi Pansus Wakil Gubernur Steven Kandouw mengapresiasi kinerja pansus yang menurutnya apa yang ditunjukan adalah bukti kapabilitas Dewan Sulut sangat baik.
“Saya angkat jempol atas kinerja Dewan karena semua SKPD diberikan catatan dan ini pasti akan ada tindak lanjut,” tegas Kandouw.

Menurut catatan saya ada 119 rekomendasi yang diberikan, menurut saya ini merupakan rekomendasi terbanyak yang saya jumpai selama ini, menandakan outputnya optimal,”pungkas Wagub.

Pejabat, SKPD Pemprov Sulut dan Tamu Yang Menghadiri Sidang Paripurna.

 

 

Hadir dalam sidang paripurna tersebut anggota DPRD Sulut, para pejabat SKPD Pemprov Sulut, perwakilan Kapolda Sulut,Kodam XIII Merdeka, Angkatan Laut dan Angkatan Udara,OJK,Bank Sulut beserta tamu dan undangan lainnya.

(Robby)