Ibu Tiri Mengamuk “Untuy” Lebam Sekujur Badan

" Untuy" Korban Kekerasan Terhadap Anak Yang Dianiaya Ibu Tirinya

” Untuy” Korban Kekerasan Terhadap Anak Yang Dianiaya Ibu Tirinya

Motoling Barat, Indonewscrime- Ada ungkapan yang mengatakan sejahat-jahatnya Ibukota masih lebih jahat ibu tiri. Ternyata ungkapan itu bukan hanya ungkapan belaka namun benar benar dialami oleh seorang Bocah di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat.

“Untuy” panggilan sehari hari seorang bocah asal desa Raanan Baru Motoling Barat berusia sekitar 8 tahun ini seyogyanya harus mendapatkan perhatian lebih dari ibu tirinya. Alih alih mendapat perhatian lebih bocah ini malah mendapat perlakuan kasar dari ibu tirinya MM alias Mei.

Peristiwa itu terungkap saat Untuy sedang bermain bersama dengan temannya. Ketika tanpa sengaja lengannya yang mendapat pukulan dengan kayu dari Ibu tirinya tersentuh oleh temannya spontan Untuy berteriak kesakitan. Mengetahui hal tersebut karena kasihan, spontan teman dari untuy melaporkan hal tersebut pada tante dari Untuy yang bernama Mega Kumaat. Saat di tanyakan langsung oleh tantenya Untuy pun mengaku bahwa Ibu tirinya yang memukulnya dengan kayu.

Ketika di konfirmasi langsung pada ibu tiri Untuy MM alias Mei mengaku melakukan itu karena Untuy suka membantah dan sulit di atur.

Ayah dari Untuy Hery Kessek ketika di konfirmasi mengaku mengetahui hal tersebut beberapa hari setelah kejadian namun tidak berkomentar banyak terkait perlakuan istri keduanya terhadap anak kandungnya itu.

Keluarga korban (untuy) saat di konfirmasi mengaku sangat geram dengan perlakuan dari MM alias Mei dan sudah melaporkan hal tersebut pada pihak kepolisian. Dan tidak akan berhenti sampai disitu saja kami akan dorong kasus ini sampai pada Komisi perlindungan anak indonesia.

“Kami sudah laporkan kekerasan yang dialami oleh keponakan kami dan tidak sampai di situ saja kami akan dorong ini sampai pada Komisi Perlindungan Anak Indonesia, ujar Jhon Kawengian Paman korban.

Kapolsek Motoling AKP Denny Rantung saat di konfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut dan sedang dalam proses lidik pihak Polsek Motoling.
” Korban sudah di visum dan sedang dalam proses lidik, ¬†paling lambat 1 minggu kalau sudah cukup bukti akan segera dilakukan penetapan tersangka. Setelah itu pelaku akan segera kami tahan.

Lanjut Kapolsek mengatakan, ” kami tidak main main dalam menangani kasus ini apalagi pihak kejaksaan dan Komisi Perlindungan Anak terus memantau kasus ini,” pungkas Kapolsek. (Rob)