Demi Nasib Rakyat Sulut, Hari Ini LSM GMBI Audiensi Toko-Toko Modern

Foto: Hendrik Howard Marius Bersama Anggota LSM GMBI.

MINUT, INC.COM – Semakin bertambahnya perusahaan retail di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menjadi perhatian khusus Lembaga Swadaya Masyarat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI)

Berkaitan dengan hal tersebut LSM GMBI mengambil langkah untuk melakukan audiensi dengan perusahaan retail guna memperjuangkan hak masyarakat dalam hal ini Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pada INewscrime.com, Ketua Wilayah Teritorial Sulawesi Utara (Wilter Sulut) LSM GMBI Hendrik Howard Marius mengatakan memperjuangkan hak rakyat itu sangat penting. Kami tidak anti investor namun kami mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah untuk mencarikan alternatif lain dengan menyediakan modal bantuan bagi mereka warung tradisional yang kalah bersaing dengan toko modern.

“UMKM yang di maksud berupa home industri yang dijalankan oleh masyarakat saat ini sudah berjalan dengan baik dikarenakan modal dan konsumen terbatas. Seharusnya ada langkah dari pemerintah untuk membantu mereka,” kata Marius.

Ada banyak jenis UMKM oleh masyarakat contohnya rumah makan, kue-kue tradisional, industri kecil minyak kelapa murni, warung tradisional dan lain. Marius menjelaskan semakin banyak persuhaan retail dalam hal ini toko modern banyak yang telah gulung tikar atau tutup.

“Padahal melalui itu mereka mendapatkan penghasilan untuk menyambung hidup. Seharusnya toko modern membantu menyiapkan modal usaha atau menyiapkan alternatif misalnya dengan merekomendasikan hasil UMKM di pasarkan di toko modern sehingga usaha mereka tidak mati,” ujar Marius.

Dibagian akhir Marius berharap adanya keadilan dari perusahaan retail dalam mengakomodir UMKM untuk di pasarkan di toko modern. (**)