Beranda » Post » Cuaca Buruk Mengintai Sulut, Jems Tuuk Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Antisipasi Dini

Cuaca Buruk Mengintai Sulut, Jems Tuuk Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Antisipasi Dini

SULAWESI UTARA, INC — Ancaman cuaca buruk mengintai Sulawesi Utara imbas dari adanya bibit siklon tropis 94W yang mulai tumbuh di wilayah Samudera Pasifik sebelah utara Papua.

Hal tersebut menjadi perhatian serius Politisi PDI Perjuangan yang juga menjabat sebagai anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Utara (Sulut).

Tuuk mengatakan hal ini harus diseriusi pemerintah dan masyarakat Sulut dengan cara mendata serta mewaspadai pohon-pohon yang berpotensi roboh dan mengakibatkan dampak buruk untuk lingkungan sekitar, termasuk untuk masyarakat itu sendiri.
“Tentunya setelah didata, pohon-pohon yang berpotensi roboh itu segera dipotong atau dibersihkan. Tapi, tentunya berkoordinasi dengan pemerintah,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Legislator yang dikenal vokal dan kritis dalam menyampaikan aspirasi rakyat ini juga mengingatkan pada warga yang tinggal di pesisir pantai dan juga rawan bencana, unttuk lebih sigap menghadapi kemungkinan terjadinya badai tersebut, di mana ketika sudah ada tanda-tanda cuaca buruk, sebaiknya mereka segera mengamankan diri termasuk memindahkan barang-barang berharga mereka ke tempat yang aman.
“Obat-obatan juga perlu disediakan. Warga juga harus punya kesadaran sendiri jika sudah ada peringatan cuaca buruk seperti saat ini,” himbau Tuuk.

Terlebih khusus untuk pemerintah daerah, kabupaten/kota. Legislator Bolmong ini berharap segera melakukan sosialisasi secara massif kepada masyarakat terkait dengan adanya potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Selain itu, Pemerintah juga diharuskan telah menyiapkan peralatan pendukung sebagai persiapan jika kondisi cuaca buruk benar-benar terjadi. Salah satu yang paling penting adalah perlengkapan untuk melakukan rescue atau pertolongan pertama untuk masyarakat yang terdampak.
“Penyediaan makanan siap saji disertai dengan tenaga yang terlatih juga sangat perlu. Sebaiknya dipersiapkan sejak dini, karena BMKG sudah memberikan peringatan sejak awal,” ujarnya menambahkan.

Sebagai informasi, Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah yang diprediksi BMKG berpotensi terdampak Bibit Siklon Tropis 94W.
BMKG bahkan menyebutkan Sulawesi Utara bersama dengan Maluku Utara memiliki level ‘waspada’ untuk potensi banjir dan bandang. Demikian juga gelombang tinggi 1,25 sampai 2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, Perairan utara Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud.

(*/Robby)