CEGAH MASUK NYA PAHAM RADIKAL MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH DAERAH PERKETAT PROSES MASUK WARGA PENDATANG

Manado, INewscrime – Kekhawatiran warga terhadap masuknya paham radikalisme di daerah nyiur melambai semakin terasa.

Hal itu dapat di lihat di media sosial lewat cuitan para Netizen yang sebagian besar menginginkan proses masuk ke wilayah Provinsi Sulut di perketat khususnya untuk warga pendatang yang masuk dengan tujuan berdagang atau berusaha.

Seperti di ketahui sejak dulu proses masuk warga pendatang di Sulut begitu mudah. Dia awali tentunya dengan program transmigrasi lalu di ikuti dengan kedatangan secara pribadi.

Di khawatirkan  mudahnya proses tersebut justru di manfaatkan pihak pihak tertentu untuk menyusupkan orang orang yang bermaksud membawa paham radikal ke daerah ini.

Salah seorang Tokoh masyarakat dan juga seorang tokoh agama Pdt Middle Onibala berkata bahwa kalau Philipina bisa sampai di susupi oleh ISIS hal yang sama bukan tidak mungkin bisa di lakukan oleh ISIS dan paham paham radikal lainnya untuk merambah masuk ke Sulawesi Utara.

“Perlu ada pencegahan dini dari pemerintah untuk menangkal itu, lebih baik mencari solusi untuk menangkal teroris dan radikalisme daripada nanti berperang untuk mengusir Nya,” ujar Gembala yang juga di kenal sebagai aktifis ini.

Hal yang sama juga di katakan oleh salah seorang jurnalis Douglad Panit pada akun FB miliknya di mana jurnalis tersebut mengatakan” “sekencang apapun kita menyuarakan sampai teriak teriak #Kami tidak takut, namun  jika negara gagal mengelola rasa aman itu semua jadi tidak berarti apa apa.

Saat di konfirmasi langsung pada jurnalis bersangkutan dirinya mengatakan apa yang di tuliskannya di Wall FB nya adalah realita. Peristiwa Bom Melayu adalah bukti gagalnya pemerintah mengelola rasa aman terhadap warga itu.

“secara naluri masyarakat memang menginginkan keamanan tapi pemerintah lah yang bertanggung jawab untuk menciptakannya, “ujar jurnalis yang di kenal lugas dalam setiap penulisannya itu.

Pengamat politik dan pemerintahan Abang Taufik Tumbelaka saat di mintai tanggapannya mengatakan,

“Kekhawatiran seorang Douglas Panit lewat cuitannya di Wall FB miliknya memang mewakili Kekhawatiran orang banyak dan menurut nya Pemerintah wajib untuk menindak lanjuti nya. Menurut nya regulasi terkait proses masuk harus di perketat serta Aktifitas apa yang mereka lakukan wajib untuk di telusuri. Jangan sampai berdagang atau berusaha hanyalah modus tetapi di balik itu ada misi besar yang mereka usung, ” kata pria yang hobby menyanyi ini. (Roby)