Cabuli Anak Dibawah Umur, ML Terjerat Perlindungan Anak

Sitaro – Inewscrime – Perbuatan cabul oleh  ML alias Meldy (20) warga kampung Kinali kecamatan Siau barat utara (Sibarut) terhadap seorang anak di bawah umur RAM atau sebut saja bunga (14) membuat ML mendekam di balik jeruji besi Polsek Urban Siau barat dan diancam oleh Undang-undang (UU) perlindungan anak.

Menurut pengakuan pelaku, perilaku cabul tersebut terjadi sejak lama dan terus berlangsung hingga akhirnya pelaku terjerat kasus cabul.

“Pertama kali pada bulan desember tahun 2016 dan terakhir pada tanggal 2 bulan mei 2017,” ungkap pelaku, di Polsek Urban Kamis,(04/05/2017).

Menurutnya pula, perilaku asusila tersebut juga dilakukan dengan berpindah-pindah bahkan tidak tanggung-tanggung hanya untuk memuaskan nafsu birahinya, belakag rumah orang tua korban pun sempat menjadi awal kisah perilaku cabul tersebut.

“Pertama di belakang rumah orang tua korban dan perbuatan kami itu (perbuatan cabul red.) berlangsung selama 10 menit, dan terakhir di lakukan di kamar, di rumah yang lain,” ungkap Pelaku.

Disamping itu, Kapolsek Urban Siau barat Kompol Winsulangi Pandensolang mengungkapkan, pelaku diancam dengan Undang-undang perlindungan anak mengingat korban masi berusia di bawah umur.

“Tersangka dalam tindak pidana persetubuhan atau cabul terhadap anak di bawah umur, sebagaimana di maksud  dalam pasal 82 ayat 1 junto pasal 76 E undang undang nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” jelas Kapolsek.(Erga)