Korban Saat Di Kamar Mayat RS Pancaran Kasih

Manado, INewscrime – Pantai Jembatan kuning Manado kembali menelan korban. Tak tanggung tanggung 3 orang anak berusia 9-12 tahun menjadi korban ganasnya ombak di pantai yang juga di kenal dengan nama jangkar sandar itu.

Berdasarkan keterangan yang di himpun I News Crime di lokasi dari salah seorang personil Tagana Manado bernama Jufry Almakawi yang juga warga Titiwungen Utara, korban bernama Daniel di temukan sekitar pukul 16.30 dalam keadaan sudah meninggal.

Diketahui pula ketiga korban sempat di selamatkan oleh seorang nelayan yang sedang mancing yang bernama Herman. Saat diwawancarai INewscrime.com Sambil menahan isak tangis Herman menuturkan saat sedang mancing di lokasi kejadian dirinya dikagetkan oleh sura minta tolong dari rekan di sebelahnya yang melihat ketiga korban dalam posisi terbawa ombak.
“Mendengar suara minta tolong refleks saya langsung menoleh dan melihat ketiga korban berteriak minta tolong secara refleks pula saya langsung melompat ke air namun kerasnya ombak membuat saya sudah tidak kuat lagi menahan ketiganya, saya masih ingat korban yang di RS Pancaran Kasih sempat bergantung di pundak saya, ” saya sangat menyesal tidak bisa menyelamatkan ketiganya saya sudah berusaha sekuat mungkin tapi saya juga sudah tidak kuat, ” ujarnya sambil menahan isak tangis.

Korban saat Di Temukan

Sementara itu korban tenggelam di ketahui bernama Daniel Lamia anak dari pasangan Deny Lamia & Elsye Solang Korban Daniel Lamia, berusia 8 tahun anak ke 2 dari dua bersadara. Sementara 2 korban lainnya bernama Rey Kawulusan dan Yohanes Pangemanan.

Di lokasi kejadian personil BASARNAS, Tagana, Bartagana, PMI beserta pihak kepolisian dan TNI serta Pol PP Manado yang dipimpin oleh Marvino Kereh dari Basarnas Manado sampai saat ini masih berkoordinasi. Dan berdasarkan keterangan Humas Basarnas Manado Fery Aryanto sesuai kesepakatan pencarian akan dilanjutkan besok pagi pukul 06.00. (Bob)