Astaga!!!!!! ” Pungli ” Masih Merebak Di Unsrat

Gambar Cuplikan Video Saat Seorang Dosen Meminta Uang Pada Mahasiswa

Gambar Cuplikan Video Saat Seorang Dosen Meminta Uang Pada Mahasiswa

Manado, INewscrime  – Video Oknum Dosen salah satu universitas ternama di Manado berinisial IR yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) beredar. KI (inisial nama)  Mahasiswa Fisip salah satu universitas ternama di Manado mengatakan bahwa benar adanya rumor terkait seorang dosen yang meminta uang pada Mahsiswa. Dirinya mengaku Satu mahasiswa diwajibkan memberikan uang senilai Rp50.000 hingga Rp 200.000.

Saat di jumpai oleh media yang menuliskan berita ini KI menuturkan, ” Awalnya saya dimintai uang dan saya berikan Rp50.000 tapi oknum dosen tersebut meminta untuk memberikan Rp100.000,” jelas dia, saat ditemui di Kampus, Kamis (9/2/2017).

Hal yang sama di katakan mahasiswa berinisial NP pada INewscrime dirinya menjelaskan, pungli itu sudah lama terjadi di kampus ini, itu didengar dari kakak-kakak angkatan. “Meminta uang dengan modus meminta sumbangan untuk salah satu yayasan,” timpalnya.

Dtempat terpisah mahasiswa Fisip lainnya, Ignatius Jojobo mengatakan, sumbangan tersebut bukan untuk yayasan tapi untuk perbaikan nilai.

“Saya salah satu korban tapi tidak mau memberikan, karena saya tahu itu salah. Saat semester lalu akhir Desember saya dimintai uang untuk nilai B seharga Rp150.000 dan nilai A seharga Rp200.000,” Tukasnya.

Sementara itu, oknum dosen IR saat dikonfirmasi membenarkan adanya uang yang diminta ke mahasiswa terkait video yang beredar.

“Uang sudah diserahkan ke salah satu yayasan, juga dari yayasan sudah berikan ucapan terima kasih. Bukti tanda terima sudah diserahkan ke Dekan Fisip,” terang dia. Lanjut oknum dosen itu, membantah jika dituding memaksa dalam proses meminta sumbangan.

“Saya tidak memaksa dalam meminta sumbangan. Saat minta sumbangan saya katakan untuk disumbangkan ke salah satu yayasan,” tandasnya.

Dekan Fisip salah satu universitas ternama di Manado Novie Pioh membenarkan adanya surat ucapan terima kasih dari salah satu yayasan penerima sumbangan.

“Ucapan terima kasih itu ada dari salah satu yayasan, oknum dosen juga sudah diberikan peringatan. Namun, tidak diberikan sanksi karena ada surat terima kasih dari yayasan tersebut,” jelas dia.

Terkait video dugaan pungli oleh oknum dosen, Dekan Fisip itu menerangkan, video sudah dari tahun lalu dilihat dan mahasiswa juga sudah mengeluhkan hal ini.

“Sudah sejak tahun lalu mahasiswa mengeluhkan hal ini dan oknum dosen bersangkutan sudah diberikan peringatan. Pihak Fakuktaspun selama ini melarang segala bentuk sumbangan untuk diminta ke mahasiswa,” pungkasnya.

Salah seorang pemerhati dunia pendidikan yang namanya enggan di tuliskan mengatakan Sungguh sangat disayangkan saat pemerintah lewat Presiden Joko Widodo selalu menyuarakan stop pungli dan langsung menyikapinya dengab Satgas Saber Pungli di semua daerah namun pada prakteknya pungli semakin merebak seolah tak jeri dengan ancaman hukuman yang ada.

Di tempat terpisah saat di mintai tanggapannya DR Tomy Palapa salah seorang Akademisi di Unima mengatakan, masih merebaknya praktek pungli di kampus di sebabkan oleh banyak faktor namun menurutnya semua dikembalikan ke moral pemberi dan penerima mau atau tidak karena tidak mungkin ada pemberian kalau tidak ada permintaan begitu juga sebaliknya.

” intinya semua kembali ke moral pemberi dan penerima pungli itu sendiri, ” pungkasnya.   (Bob)