Minut,iNewscrime – Keluhan warga Desa Wori akan pembangunan talut pemecah ombak yang diduga bermasalah, langsung ditanggapi oleh Inspektorat Minut. Buktinya, Inspektorat Minut dalam waktu dekat ini akan turun melakukan sidak ke desa Wori untuk melihat langsung pembangunan talut tersebut sekaligus meminta laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran proyek karena dinila bermasalah.

“Kami sudah menggagendakan pemeriksaan khusus di Desa Wori terkait adanya laporan warga,” ujar Kepala Inspektorat Minut, Umbase Mayuntu Ssos Msi, Selasa (31/1/17).

Sesuai laporan warga, proyek talut berbandrol sebesar Rp250 juta dari anggaran Dana Desa tahap pertama 2016 lalu itu, sempat mendapat Tuntutan Ganti Rugi (TGR) dari Inspektorat. Namun hal itu dibantah langsung oleh Mayuntu. Sebab, laporan penggunaan anggaran saja untuk proyek itu belum diterima pihaknya.

“Tidak ada TGR karena kami sampai saat ini masih menunggu laporan penggunaan anggaran dana desa tersebut, apalagi ini menyangkut dana desa dari pemerintah pusat,” tandas Mayuntu.

Selain meminta laporan pertanggungjawaban anggaran, tambah Mayuntu, Inpektorat juga aka memeriksa anggaran dana yag ada di desa tersebut seperti alokasi dana desa (ADD) serta dana bagi hasil pajak hingga pendapagan asli daerah.

“Semuanya akan kita periksa. Jika bermasalah, ada konsekuens yang akan diterima oleh Kumtua yang bersangkutan,” tambahnya.

(Sisca)