Diputuskan Tak Bersalah Felly Sindir Teman Teman Caleg Jangan Nyusahin Orang, Biasanya Makan Diri

INewscrime.com– Pasca putusan sentra Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian tersebut disambut dengan ucapan syukur oleh Caleg DPR RI Dapil Sulut Felly Estelita Runtuwene.

“Dari awal keyakinan ibu tenang aja, tidak ada rasa mau khawatir karena hasil seperti ini tidak kaget lagi karena apa yang ibu lakukan tidak ada masalah sesuai yang dituduhkan, karena itu tidak ibu lakukan,” ujar Felly Runtuwene kepada wartawan di sekretariat Nasdem Sulut di Kairagi, Kota Manado, Jumat (22/2/2019).

Hal menarik disampaikan oleh Felly Runtuwene. Seolah memberi syarat bahwa kasusnya di disain oleh lawan politiknya. Secara gamblang dirinya mengingatkan caleg lain untuk berhati-hati dan jangan pernah merusak nama baik Caleg yang lain untuk kepentingan pribadi.

“Himbauan ke teman teman ajalah teman teman calon gitu,  jangan pernah rusak teman teman yang lain karena kepentingan pribadi,karena hati hati juga kalau sendiri masih istilahnya banyak kekeliruan, 2 hari yang lalu ibu melihat video ada orang bagi bagi apa gitu dalam gereja, ada orang yang menyampaikan sesuatu pada calon saat menyerahkan SK TH, “ini apa semuanya?,”tukasnya.

Jadi buat teman teman ndak usahlah banyak cerita, ndak usahlah banyak menyusahkan orang lain kalau sendiri i masih punya trik yang lebih gila yang memang betul betul dengan sengaja, “hati hati! nyusahin orang biasanya makan diri, “pungkas dia.

Diketahui, srikandi cantik ini sempat dilaporkan lantaran diduga melakukan pelanggaran kampanye saat menghadiri KKN di auditorium Kampus Unima, beberapa waktu lalu.

Komisioner Bawaslu Minahasa Divisi Hukum Penindakan dan Penyelesaian Sengketa, Erwin Sumampouw mengatakan, kesimpulan dan rekomendasi di mana laporan pelanggaran nomor 01/LP/PL/KAP/25.09/I/2019 atas nama pelapor Johanes Gerung dan terlapor Felly Runtuwene tidak memenuhi unsur tindak pidana Pemilu Pasal 280 Ayat 1 Huruf H Junto Pasal 521 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Laporan dihentikan proses penanganan tindak pidana Pemilu,” jelas Sumampouw, saat membacakan hasil pemeriksaan.

(***/Redaksi)