Hanafi Sako: Terkait BSG, Direksi Duduk Bersama Cari Solusi

Foto : Hanafi Tomi Sako 

INewscrime.com,Manado- Pemindahan kas umum daerah Pemerintah Kabupaten Bolmong dari Bank Sulutgo (BSG) ke Bank BNI 46, nampaknya akan diikuti oleh beberapa Kabupaten Kota lain.

Mengantisipasi masalah tersebut Senin 28/01-2019, DPRD sulut pun ambil langkah cepat mengundang BSG dan BNI beserta OJK untuk membahas langkah antisipatif kedepan.

Hal tersebut mendapat perhatian serius dari Hanafi Sako, Legislator Partai Golkar dari dapil Bolmong.

“Sebagai pensiunan Bank Sulut saya meyesalkan jika langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Bolmong nantinya diikuti oleh Kabupaten Kota lainnya, apapun itu akan mempengaruhi kinerja bisnis Bank SulutGo,”ujarnya.

Pada INewscrime.com dirinya memaparkan besarnya kerugian yang akan dialami oleh BSG jika terjadi pemindahan kas dari Kabupaten kota lainnya dari BSG ke Bank lain.

“potensi dana yang bergeser ke bank lain bisa mencapai Rp 2 triliun lebih. Otomatis akan terjadi pengurangan aset. Bisa sampai dua triliun kalau ada tiga daerah,” paparnya.

Menurutnya hal itu Itu juga akan berdampak pada berkurang nya nasabah akibat perpindahan rekening gaji tersebut.

“jika ada 2.500 PNS tiap daerah dikali tiga daerah maka ada 7.500 PNS beralih pelayanan ke bank lain,” terang Sako.

Panjang lebar dirinya memaparkan potensi kehilangan dana yang bakal dialami BSG itu bisa berdampak pada terjadinya potensi ekspansi bisnis yang pastinya akan berdampak pada laba.

“Jika satu kantor cabang profit bisa Rp 40-50 miliar, bisa ratusan miliar bakal kehilangan potensi laba,” tambahnya.

Terkait hal tersebut sebagai pensiunan Bank Sulut dirinya juga mengingatkan pada stakeholder terkait untuk menjaga wibawa pemerintah terkait Bank Sulut.

“Jangan sampai menjadi beban pak gubernur dan jangan sampai gubernur di sangkah tidak bisa membina, semua direksi managemen agar meningkatkan komunikasi. Intinya tingkatkan pelayanan dan kualitas komunikasi dengan pemegang saham, masalah ini harus dibicarakan, Direksi duduk bersama cari solusi,”pungkas dia.

Penulis : Robby Kumaat Mononimbar