Warga Ranoyapo,Tawaang dan Karoah Curhat Soal Irigasi Pada Boy Tumiwa

Anggota DPRD Sulawesi Utara Fraksi PDI-P Dapil Minahasa Selatan Boy Tumiwa. 

MINSEL – Problem irigasi mendera masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Sejumlah wilayah terendus mulai mengering. Sektor pertanian pun terancam. Desakan untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur ini mengencang.

Masalah ini diendus masyarakat Minsel ketika Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Boy Tumiwa, saat melakukan reses di beberapa titik, baru-baru ini.

Wakil rakyat ini pun diminta untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah. “Jadi yang dikeluhkan masalah irigasi. Di Ranoyapo, di Tawaang dan Karoah,” ucap Boy saat diwawancarai sejumlah wartawan, Rabu (5/8), di ruang kerjanya.

Hanya saja dirinya menjelaskan, dari aspirasi tersebut kewenangan provinsi cuma berada di Ranoyapo. Sedangkan yang lainnya berada di kabupaten. “Ranoyapo provinsi yang lain kabupaten. Hanya saja muaranya dari Karoah sampai Sendangan Ranoyapo,” tukas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Keluhan ini dilayangkan warga karena air di wilayah tersebut mulai berkurang. Bahkan ada beberapa daerah memang sudah lama kering. “Kalau Karoah memang sudah kering sejak lama. Makanya mereka meminta supaya ada perbaikan irigasim,” tutupnya. (rb)