Wah!!! Oknum Pegawai Direktorat Pajak Pusat Di Duga Lakukan Money Laundry di Sulawesi Utara

Wah!!! Oknum Pegawai Direktorat Pajak Pusat Di Duga Lakukan Money Laundry di Sulawesi Utara

Foto (istimewa)

Sulut,  INewsctime.com— Terkait Dugaan Money Laundry atau pencucian uang yang dilakukan oleh pegawai pajak bernama zulmanosar yang menyamar sebagai deden suhendar (ktp palsu) mulai terkuak.

Diketahui zulmanosar tercatat sebagai pegawai kantor Direktorat jenderal pajak dengan NIP 197201131993031001 yang saat ini menjabat sebagai pemeriksa pajka muda pada kkp penanaman modal asing lama setelah sekian lama memegang jabatan sebagai pemeriksa pajak muda pada kkp perusahaan masuk bursa.

Zul diduga kuat melakukan money laundring /pencucian uang dengan cara membeli sebidang tanah di desa lanud kecamatan modayag kabupaten bolmong timur dengan menggunakan identitas palsu DEDEN SUHENDAR seluas 16 hektar dari Ko David Lim senilai 5 Milyar namun yang tertera pada surat perjanjian jual beli hanya senilai 2.5 M itu dikarenakan agar terhindar dari pajak. ungkap sumber kepada redaksi INewscrime.com yang meminta namanya di rahasiakan.

Sumber juga menjelaskan bahwa tak hanya di desa lanud, Deden suhendar (nama /ktp palsu ) juga membeli Aset di koperasi perintis tanoyan dari ko David Lim senilai kurang lebih 12. 5 Milyar yang semuanya itu di bayar cash/tunai tanpa melalui transfer. tambah sumber.

dikatakanya lagi bahwa sumber meyakini dan mencurigai bahwa yang dilakukan oleh Pegawai pajak Zulmanisor ini merupakan upaya untuk cuci uang dimana dia selaku pemeriksa di kantor ditjen pajak pusat sering melakukan pemeriksaan kepada para wajib pajak yang bermasalah. intinya saya curiga bahwa ini permainan kotornya si Zul,” tegas sumber.

diketahui bahwa Transaksi jual beli lahan seluas 16 hektar di desa lanut kecamatan modayag kabupaten boltim dan di desa tanoyan selatan ( kud perintis ) tersebut semuanya menggunakan identitas palsu dengan nama yang tertera dalam ktp palsu tersebut deden suhendar yang beralamatkan di sidoarjo.

Yang anehnya lagi KTP dengan nama yang sama Deden Suhendar juga keluar KTP dari kelurahn sario utara. diduga kuat orang ini memiliki kaki tangan yang cukup berpengaruh untuk  memanipulasi data diri untuk kepentingan pribadinya.

Diduga pula semua aset yang dia beli dari ko david Lim tersebut bergerak di bidang pertambangan emas, yang nantinya akan di jadikan alasan bahwa aset aset yang ada di jakarta dan di sejumlah tempat lainya di dapatnya dari hasil tambang. orang ini sangat licik dan dia memiliki jaringan yang luar biasa sehingga dia tidak takut menyamarkan dirinya dengan membuat identitas diri palsu.

” kalau memang dia benar dan uangnya untuk membeli aset tersebut bukan dari hasil kejahatanya, kenapa harus takut menggunakan nama sebenarnya, kenapa harus menggunakan ktp palsu bernama deden suhendar ? kenapa dia harus pakai ktp palsu untuk setiap transaksi ? ” tegas sumber.

” saya berharap yang bersangkutan dapat diperiksa oleh institusinya, dan terkait penggunaan ktp palsu yang dia buat saya harap aparat penegak hukum polda sulut, polres boltim dan polres bolmong dapat mengambil langkah penyelidikan.

Sangat tidak wajar seorang pegawai dan pemeriksa di kantor ditjen pajak menggunakan identitas diri palsu untuk pembelian aset yang ada di bolmong timur dan bolmong tersebut. pungkas sumber mengakhiri.

Ko David Lim  ketika di konfirmasi terkait jual beli tanah seluas 16 ha ke Zulamnisar mengatakan bahwa dirinya benar menjual tanahnya senilai 2.5 M tetapi bukan ke Zulmanisar saya tidak kenal yang namanya zulmanisar jawab ko David melalui aplikasi Watshapnya.

(**/Red)