Waduh!!! Kadis Kesehatan Debbie Kalalo Katakan Akhir Mei Kasus Positif Corona di Sulut Bisa Mencapai 200 Kasus

Waduh!!! Kadis Kesehatan Debbie Kalalo Katakan Akhir Mei Kasus Positif Corona di Sulut Bisa Mencapai 200 Kasus

Suasana RDP Komisi IV DPRD Sulut Dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. 

SULUT, INC– Di pimpin oleh Ketua Komisi Braien Waworuntu, Komisi IV DPRD Sulut pada Rabu 20/5-2020 mengadakan rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara terkait penanganan covid-19 di Sulawesi Utara.

Hal menarik dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sulut dr Debby Kalalo mengenai prediksi sampai dengan akhir bulan Mei akan ada ketambahan sebanyak 200-an orang yang akan terkonfirmasi positif covid 19 di Sulut

“ Dengan situasi yang bisa dibaca kita mungkin akan ada 200-an terkonfirmasi positif nanti, namun kami tidak pesimis dengan nantinya disiplin dan pemahaman yang sama di semua masyarakat , semua pihak yang terkait kita akan mampu sama-sama menurunkan angka-angka ini.” ujar Kalalo menjawab pertanyaan ketua komisi 4 DPRD Sulut Braien Waworuntu

Hingga saat ini  menurut  Kalalo posisi pergerakan kurva covid 19 di Sulut belum mencapai puncak, namun masih dalam tahap menanjak dimana potensi penambahan pasien yang terkonfirmasi akan terus bertambah.

“ Dalam satu dua hari kedepan diperkirakan akan banyak klaster yang akan terkonfirmasi positif namun  bagimana caranya kita menjaga apa yang sudah disepakati bersama untuk  lebih menjaga jarak dan melaksanakan SOP covid 19,  dan kita akan mampu nantinya menangani covid 19  ini dengan baik di Sulut. Namun tentunya kerjasama dari semua sektor, semua masyarakat  sangat diperlukan serta dibutuhkan komitmen bersama untuk bagaimana nantinya kita bisa bebas dari covid.”tandasnya.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas covid 19 Sulut dr Steven Dandel mengungkapan saat ini kepesertaan dan jejaring  serta cakupan pemeriksaan didaerah kabupaten/kota  makin meningkat . Hal ini karena Dinas kesehatan Kabupaten/Kota sudah paham bagaimana melakukan pemeriksaan swab dan aktif melakukan rapid test.

Dengan demikian tambah Dandel, karena cakupan pelayanan makin meluas menjangkau seluruh wilayah Sulawesi Utara konsekwensinya adalah kedepan akan terlihat angka kasus terkonfirmasi positif  meningkat.

“ Ini memang harus dilakukan karena kasus positif maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  ini adanya di wilayah,  tidak semua ada di provinsi atau di Manado. Dia tersebar karena pergerakan dinamika mobilisasi manusia akan tembus sampai kemana saja,“ tandas Dandel.

Terkait dengan Pernyataan Kadis diatas, fakta dilapanganbuktikan bahwa hal tersebut akan terbukti.

Sampai hari ini jumlah kasus positif di Sulawesi Utara telah menyentuh angka 180 yang artinya dalam waktu beberapa hari kedepan pernyataan Kadis Debbie Kalalo akan menjadi kenyataan.

(Robby Kumaat Mononimbar)