VAP Hadiri Paripurna APBD-P TA 2017 di DPRD Minut

Airmadidi, MA – Dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 Kabupaten Minahasa Utara (Minut), terdapat selisih antara pendapatan dan belanja daerah, sehingga terjadi defisit anggaran.

Hal ini diungkapkan Bupati Vonny Anneke Panambunan, saat penyampaian pengantar nota keuangan atas perubahan APBD tahun 2017, di Rapat Paripurna DPRD, Rabu (13/9/2017).

“Dimana untuk pendapatan daerah berjumlah Rp926.030.455.339, sedangkan disisi belanja sebesar Rp926.933.932.219. Sehingga terjadi defisit sebesar Rp903.476.880,” jelas Bupati VAP-sebutan akrab Panambunan.

Disampaikannya lagi, komponen pendapatan ditargetkan sebesar Rp867.163.207.251, akan tetapi dalam perubahan APBD 2017 masih dapat dioptimalkan sehingga bertambah Rp58.867.248.088, dan setelah perubahan menjadi Rp926.030.455.339.

Sementara itu, untuk belanja pada perubahan APBD 2017 direncanakan sebesar Rp876.913.207.251, dan bertambah sebesar Rp50.020.724.968, setelah perubahan menjadi Rp926.933.932.219.

Untuk belanja daerah, masing-masing belanja tidak langsung pada perubahan sebesar Rp492.864.620.088, sedangkan belanja langsung pada perubahan sebesar Rp434.069.312.130.

Dari penyampaian nota pengantar keuangan atas perubahan APBD 2017 yang dipimpin Ketua DPRD Minut Berty Kapojos SSos, didampingi Wakil Ketua Drs Denny Wowiling MSi, dan dihadiri Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan, Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu MA, anggota DPRD Minut dan pimpinan perangkat daerah, oleh masing-masing fraksi setuju untuk APBD Perubahan dibahas ke tingkat selanjutnya.

Pemandangan umum fraksi masing-masing, Fraksi PDIP dibacakan Lucky Kiolol, Fraksi Gerindra dibacakan Stella Nona Rimporok, Fraksi Golkar dibacakan Elia Tooy, Fraksi Demokrat dibacakan Stevano Pangkerego, Fraksi Hanura dibacakan Sonja Nanalis, dan Fraksi RKI dibacakan Denny Sompie.

(Rein)