Foto: Aktifitas PETI di Lokasi Tambang Gunung Potolo.

BOLMONG, (INC.COM)- Informasi yang dihimpun dari beberapa media di Bolmong Raya, ada Dugaan anggota Polisi Daerah Polda Sulawesi Utara (Sulut) yang kerap muncul dibeberapa media online diduga membackup tambang emas ilegal yang biasa disebut gunung Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Tambang tersebut sekarang lagi sering terdengar di beberapa media karna ada keanehan-anehan dalam aktifitas Tambang Ilegal Tersebut (PETI).

Menurut penjelasan salah satu warga yang akrab di sapa “mama angga” ;PETI tersebut sudah tidak lagi bekerja selayaknya PETI manual yang di perbolehkan oleh pemerintah dan aparat tapi sudah menggunakan Puluhan Exavator dan Belasan Medium Dump Truck yang Beroprasi Di areal Tambang Ilegal tersebut.

Pada tanggal (30/01/2020) Di informasi oleh media bolmong, ada 10 anggota yang tergabung dalam Tim Polda Sulut.
Mereka sudah berada di Kotamobagu untuk menindak lanjuti laporan warga,terkait lahan perkebunan Rumagit atau akrab disebut Potolo.

Namun Kedatangan 10 anggota Tim Reskrimsus polda Sulut nyatanya tidak sesuai harapan warga.

“Tadinya tim polda sulut ini sudah berkoordinasi dengan kami atas kedatangan mereka, bahkan untuk tempat peristirahatan tim sudah kami sediakan di hotel Senator. Namun kedatangan mereka saya curiga tidak serius, bahkan laporan itu hanya menjadi alasan untuk kedatangan mereka. Buktinya setelah dari lokasi, ternyata tim sudah bersama-sama dengan Gusri (oknum PETI dilokasi gunung rumagit, yang kini disebut lokasi poltolo) dan langsung bersama mengarah ke hotel Sutanraja Kotamobagu, bukannya ke hotel Senator yang sudah kami sediakan, mungkin dugaan saya, hotel Sutanraja telah difasilitasi oleh gusri,” ujar sumber yang enggan namanya di publis.

Lanjut sumber tersebut mengatakan, pada malam itu di hotel sutan raja menurut kami sangat aneh. Ada oknum PETI yang datang dan dilayani ada AL, TL, GS, IW, TB, nanti ke-esokan harinya SW melalui orangnya membawa bingkisan dan menyerahkan,”ujar sumber.

Sementara itu, Kasubdittipiter Polda Sulut Kompol Ferry Sitorus, Sabtu, (8/2/2020) saat dikonfirmasi tim media Bolmong via Whatsapp terkait kedatangan pada tanggal (30/01/2020) mmengenai aktivitas PETI dilokasi yang biasa disebut Potolo menyampaikan
“Salam kenal bro..
Sya ga biasa tanggapan lewat WA ” singkatnya di WhatsApp.

Berkaitan dengan kejanggalan terkait aktifitas di tambang Potolo ,warga sekitar berharap Kapolda Lumowa bisa hadir dan Membongkar kartel-kartel Pengusaha Tambang Ilegal yang disinyalir dibackUp oleh Oknum PJU Polda Sulut. (#Mes)

Terkait “POTOLO” Kinerja Ditreskrimsus Polda Sulut Di Pertanyakan
Ditag pada:    

Contoh Widget

Ini adalah contoh widget untuk menunjukkan bagaimana sidebar Kiri tampil. Anda dapat menambahkan widget kustom dari layar widget. Jika widget kustom ditambahkan makan yang ini akan ditimpa.