Terkait Perjalanan Keluar Negeri, Tuuk & Pantouw Pertanyakan azas Keadilan

Deprov Sulut– Rencana perjalanan dinas sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Netty Pantouw dari partai Demokrat dan Jems Tuuk. dari partai PDI Perjuangan.

Dalam pembahasan RKA 2018 Kamis 13/9-2018 Keduanya mempertanyakan azas keadilan terkait hal tersebut pada Sekwan Bhartolomeus Mononutu.

Dikatakan oleh Tuuk,
“Saya tau, ada anggota DPRD Sulut yang biaya perjalanan dinasnya mencapai Rp 1 miliar. Jadi harus diperhatikan itu,” ujar legislator PDI Perjuangan dari Dapil Bolmong Raya, James Tuuk seraya meminta rincian laporan perjalanan dinas seluruh Wakil Rakyat di gedung pala ke Sekwan, Kamis (13/9/2018) sore tadi.

Bahkan, Legislator Sulut lainnya, Netty Agnes Pantouw (NAP) juga sempat meminta Sekretaris DPRD Sulut untuk memperhatikan aspek keadilan. “Saya minta Sekwan mengutamakan aspek keadilan. Karena ada anggota yang sudah 3 kali melakukan perjalanan ke Luar Negeri, tapi sumbangsihnya tidak ada untuk pembangunan daerah, berarti dia tidak mampu. Diganti dengan yang lain. Karena ada yang sudah 9 tahun jadi anggota DPRD, sama sekali belum pernah ke Luar Negeri. Saya hanya menyuarakan penyampaian teman-teman lainnya, yang mereka malu biarlah lidah saya jadi penyambung untuk mereka untuk menyampaikan ini,” tegas NAP.

Untuk di ketahui beberapa waktu lalu sejumlah anggota dewan ramai-ramai plesir ke negara balkan, Serbia, maka pada 26 September dan Oktober 2018 nanti sebanyak 10 legislator dijadwalkan akan melakukan perjalanan dinas ke Swiss. Bahkan, dari 10 nama yang disebut, ada sejumlah legislator yang turut dalam agenda perjalanan ke Serbia, yakni; Cindy Wurangian, Ferdinand Mangumbahang, Ferdinand Mewengkang dan Eddyson Masengi.

“Kami menerima undangan ke luar negeri dari konsulat Swiss di Makassar untuk 10 orang anggota dewan. Keberangkatan dibagi dalam dua tim,” jelas Sekretaris DPRD Bartolomeus Mononutu SH, usai rapat ke sejumlah wartawan.

Legislator Komisi I, juga meminta Kabag Umum Jackson Ruaw membacakan ke 10 nama anggota dewan yang akan berangkat dalam dua gelombang ini. “Tim gelombang pertama ada Stevanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo, Cindy Wurangian, Ferdinand Mangumbahang dan Teddy Kumaat. Tim gelombang kedua ada Ferdinand Mewengkang, James Karinda, Boy Tumiwa, Eddyson Masengi dan Syenni Kalangi. (RKM)