TERKAIT PERIZINAN PT CONCH SULTAN UDIN MUSA KATAKAN GUBERNUR SEKALIPUN BISA DI PIDANAKAN

DeprovSulut – inewscrime.com – Hal menarik terjadi di deprov Sulut saat Komisi 3  Deprov Sulut mengadakan hearing yang melibatkan PT Conch dengan beberapa instansi terkait yang mempunyai kewenangan tetkait izin operasional dari perusahaan tersebut.

Amir Liputo Saat Memimpin Hearing Bersama PT Conch Dan Instansi Terkait

Tidak seperti hearing hearing lainnya. Kali ini kesan perlakuan khusus untuk PT Conch begitu terasa saat eksekutif terus dicecar dengan begitu banyak pertanyaan terkait kendala kendala apa saja yang mengakibatkan perijinan PT Conch belum rampung hingga saat ini. Intinya semua personil komisi 3 terkesan menanggap pihak Eksekutif menghambat investasi yang nilainya besar tersebut.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Perhubungan Laut mewakili Kepala Dinas Perhubungan Sulut dalam hearing tersebut bahwa mekanisme pembanguan pelabuhan terminal khusus telah jelas diatur dalam Permenhub no 73 tahun 2014 yang intinya dapat dilaksanakan setelah memenuhi dua syarat perizinan yakni Izin Penetapan Lokasi pembanguna Pelabuhan. serta Izin pembangunan dan Pengoperasian terminal khusus.

Lanjut menurutnya,untuk mendapatkan izin tersebut pemohon harus terlebih dahulu memiliki Izin Prinsip yakni Izin usaha pokok dan mendapat rekomendasi dari Bupati dan Gubernur.

“ Kami hentikan sementara proses pembangunan pelabuhan ini, karena PT Conch belum mengantongi memiliki izin. Saran kami mereka mengajukan permohonan terlebih dahulu sesuai amanat peraturan Menteri Perhubungan nomor 73 tahun 2014.” Ujarnya.

Hingga saat ini dinas perhubungan belum menerima permohonan rekomendasi dari PT Conch untuk proses mendapat izin atau mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Bahkan belum ada surat permohonan maupun rekomendasi dari Bupati Bolmong yang ditujukan ke Dishub Sulut .” ungkapnya.

Pihak PT Conch sendiri melalui konsultan Sujono Hadikusumo menuturkan, kendala yang dihadapi terkait urusan perizinan yakni rekomendasi izin pembangunan pelabuhan sehingga mengancam target produksi yang semestinya telah dilakukan bulan September tahun 2016 yakni 2×5000 ton/hari dengan nilai investasi sebesar 600 juta dollar AS.

“Pembangunan pelabuhan dengan bangunan lainnya berjalan secara paralel,karena pembangunan pelabuhan sangat penting, karena selain untuk memasok bahan baku, juga nantinya digunakan untuk area keluar masuk produksi semen ke pulau-pulau,”tukas Sujono.

Dirinya berharap rekomendasi dari departemen Perhubungan secepatnya di dapatkan, agar pihaknya langsung mengurus ijin amdal.

Amir Liputo Wakil ketua komisi 3 selaku pimpinan rapat pada semua instansi instansi terkait mempermudah proses pengurusan izin PT Conch, karena menurutnya  selain memiliki investasi yang cukup besar di Sulut, perusahaan tersebut juga nantinya dapat menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 1.500 orang.

“ DPRD berharap sesuai visi misi Gubernur mendukung investasi, kalau ada kendala dicarikan jalan keluar. Soal perzjinan tidak serta merta harus keluar karena harus sesuai prosedur. Namun semangat keterbukaan diiringi kecepatan dan pengurusan perijinan akan menarik lebih banyak investor masuk ke Sulawesi Utara. “ pungkasnya.

Ada hal menarik dalam hearing tersebut saat kuasa hukum PT Conch Sultan Udin Musa mengatakan Gubernur  sekalipun bisa dipidanakan jika proses perizinan dari PT Conch ini. Saat di tanyai usai hearing tersebut maksud dari perkataannya Sultan hanya tersenyum sambil. langsung berlalu mengjindari pertanyaan wartawan.

(Bob)