Tentara Tangkap Pelaku Penikaman di Mahawu

Pelaku penikaman di Kelurahan Mahawu yang diamankan di Koramil 01/STB.
Pelaku penikaman di Kelurahan Mahawu yang diamankan di Koramil 01/STB.

Manado, iNewscrime – Anggota Koramil 1309-01/STB bersama Mitra Tiger Koramil 01/STB berhasil membekuk pelaku penikaman Siswandi Sasamu alias Colok (33) yang tengah bersembunyi di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget, Kamis (12/10/2017) dini hari.

Colok melakukan penikaman terhadap Ismail Pahude (35) warga Kelurahan Mahawu, Lingkungan 4, Kecamatan Tuminting, Kota Manado. Pelaku menikam korban di Paha kanan. pada Rabu (11/10/2017).

Menurut Babinsa Mahawu Serda Rahmat, peristiwa penikaman tersebut bermula ketika pelaku merasa curiga kepada korban dan rekan-rekannya karena telah mengambil uangnya.

Setelah itu pelaku Colok langsung menuju ke rumahnya untuk mengambil dua bilah pisau kemudian langsung menuju ke arah korban dan langsung melakukan aksinya.

“Dari informasi yang kita terimah, saat terjadi penikaman, korban bersama dengan tiga rekannya,” ujar Serda Rahmat.

Pelaku penikaman di Kelurahan Mahawu Siswandi alias Colok.

Seusai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Piket Koramil dan Mitra Tiger Koramil berhasil meringkusnya pelaku tanpa ada perlawanan.

“Kita ringkus dia (pelaku) dirumah pacarnya di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget,” lanjut Babinsa Mahawu.

Di hadapan Tentara, pelaku Colok mengaku bahwa perbuatannya murni dari kecurigaannya terhadap korban dan rekan-rekan yang telah mengambil uang pelaku.

“Saya tikam dia (korban). Setelah itu saya langsung lari karena sudah dikejar oleh rekan-rekan korban,” katanya.

Pelaku foto bersama anggota Koramil, Polsek dan Tim Paniki Polresta Manado.

Setelah didata dan diinterogasi oleh pihak Koramil, piket Koramil langsung menghubungi Polsek Tuminting dan Tim Paniki Polresata Manado.

Dipimpin Aiptu Anto Sujono, pelaku dan barbuk langsung dijemput di Koramil 1309-01/STB dan langsung digiring ke Polsek Tuminting guna proses hukum lebih lanjut.

Diketahui, Pelaku merupakan residivis dengan kasus pembunuhan dan penikaman.
(tsir)