Tahun 2019 RS Noongan Siap Jadi RS Rujukan Regional Daerah Dan RS Pariwisata

Foto : dr Enrico Rawung Saat Memberi Pemaparan Terkait RS Noongan di Hadapan Komisi IV Deprov Sulut.

INewsCrime.Com, Deprov –  Hal menarik disampaikan oleh dr Enrico Rawung saat memaparkan kondisi rumah sakit Noongan Langowan di hadapan komisi IV Deprov Sulut saat rapat evaluasi yang di pimpin oleh Ketua Komisi IV James Karinda SH,MH. Senin 26/2-2018.

Dikatakan oleh dr Enrico Rawung kedepannya RS Noongan bukan hanya menjadi tempat untuk memeriksakan kesehatan tapi juga berfungsi sebagai Hospital Tourism (rumah sakit pariwisata).
” Di era JKN ini kita targetkan di tahun 2019 RS Noongan sebagai pusat rujukan regional dimana beberapa RS di Kabupaten sebelum ke RS Prof RD Kandouw bisa di rujuk ke RS Noongan nanti kalau sudah tidak bisa di tangani di RS Noongan baru di rujuk ke RD Kandouw.,” ujarnya lagi.

Dikatakan lagi oleh dr Enrico ini yang kita sedang dirinya sebagai Direktur Utama di Rumah Sakit tersebut tingkatkan. Mulai dari sarana, prasarana, peralatan dan sumberdaya manusia dimana menurutnya APBD Provinsi sedang di fokuskan untuk itu.
“Kalau semua hal diatas telah tercapai sasaran berikutnya adalah menjadikan RS Noongan sebagai RS Pariwisata dimana orang orang dari tempat jauh selain datang mencari pelayanan kesehatan dan menikmati keindahan alam yang ada disana, ” ujarnya menambahkan.

Pada media dr Enrico menginformasikan bahwa pada tahun ini juga RS Noongan sudah bisa melayani bedah syaraf karena RS Noongan.sudah memiliki peralatan City Scan dan sedang di upayakan juga tahun ini RS Noongan sudah bisa melakukan Haemodialisa (cuci darah).

Dirinya juga memastikan bahwa proyeksi kedepan yang telah di canangkan untuk RS Noongan akan terus berlanjut siapapun Direkturnya karena itu adalah kebijakan pemerintah pusat. Selain itu untuk menjamin pembangunan RS berada di trek yang benar dirinya berinisiatif melibatkan kejaksaan dalam mengawasi pembangunan RS tersebut lewat program TP4D agar proses pembangunannya berjalan sesuai aturan.

Sebagai informasi, RS Noongan Berawal pada tahun 1932 di mana RS Noongan didirikan oleh Gubernur De Jong atas perintah dari kerajaan Belanda sebagai pusat perwatan pemyakit paru paru dan terus berkembang hingga kini menjadi RS yang sudah bisa melayani pasien umum. (BoB)