Danlantamal VIII Beri Perhatian Khusus Kepada Atlet Olahraga Perairan di Sulut

Manado, iNewscrime.com – Mewakili Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII, Selasa (6/3) Wadan Lantamal VIII Kolonel Marinir Budi Purnama memimpin rapat koordinasi (Rakor) olahraga perairan Provinsi Sulawesi Utara.

Bertempat di Ruang Serbaguna Mako Lantamal VIII, Rakor yang dihadiri pengurus PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) Sulut, PORLASI (Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia) Sulut, POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Sulut, dan PSAWI (Persatuan Sky Air & Wakeboard) Sulut dikatakan Kadispen Lantamal VIII Kapten Laut Yusuf Ali membahas tentang agenda masing-masing cabang olahraga di tahun 2018.

“Selain rakor, juga membicarakan tentang persiapan menjelang HUT ke-55 Lantamal VIII,” kata Kadispen.

Dalam kesempatan itu, Wadan Lantamal VIII menyampaikan, Danlantamal VIII selaku pembina olahraga perairan di Provinsi Sulut akan memberi perhatian khusus dan lebih kepada para atlet cabang olahraga perairan di Sulut.

“Tentu Kami (Lantamal-red) mensupport serta siap mempromosikan atlet berprestasi dari masing-masing cabang olahraga perairan. Sehingga semakin dikenal baik ditingkat daerah maupun nasional,” ujar Wadan Lantamal VIII.
(tsir)

Dojang Scuba Lantamal VIII Sabet Medali di Kompetisi Tae Kwon Do se Indonesia Timur

Manado, iNewscrime.com – Dojang Scuba Lantamal VIII berhasil meraih prestasi membanggakan pada Kompetisi Tae Kwon Do tingkat pelajar se Indonesia Timur di GOR Makasar Sulawesi Selatan.

Kompetisi yang digelar selama tiga hari itu, Tim Dojang Scuba Lantamal VIII berhasil menyabet medali.

“Pada kompetisi ini, Tim dari Lantamal VIII berhasil menyumbangkan tiga medali emas, tiga medali perak dan lima medali perunggu,” kata Kadipen Lantamal VIII Kapten Laut Yusuf Ali melalui keterangan persnya yang diterima iNewscrime.com, Senin (26/2/2018).

Selain berhasil menyabet medali, dalam ajang tersebut para atlit yang tergabung di Dojang Scuba Lantamal VIII meraih atlit terbaik.

“Kita juga meraih atlit terbaik puteri kategori pra junior atas nama Bunga Ai’sy Rahama juga merupakan siswa SMP Hang Tuah Manado dan atlit terbaik kategori putra junior atas sama Mikael C Kaeng,” lanjut Kadispen Lantamal VIII.

Kapten Yusuf Ali menjekaskan, Dojang Scuba Lantamal VIII ini dilatih oleh Kopda Mus Mudasir anggota Denma  Mako Lantamal VIII melatih putra-putri personel dilingkungan Lantamal VIII serta masyarakat Manado.

“Dojang Scuba Lantamal VIII telah berulang kali meraih prestasi membanggakan baik di tingkat Kota Manado maupun tingkat Provinsi Sulut dan sekarang mampu berbicara di tingkat Indonesia bagian Timur,” jelas Yusuf.

Dikatanannya, “Hasil ini tentunya makin mengharumkan nama Lantamal VIII, Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara tentunya,” lanjut Yusuf.

Kopda Mus Mudasir merupakan sosok prajurit yang inspiratif yang mampu membina generasi muda untuk menyalurkan energi positifnya dalam bidang olahraga bela diri Tae Kwon Do.

“Hal ini pun dapat menjadi contoh bagi prajurit lain untuk terus memberikan kemampuannya demi kemajuan organisasi, Bangsa dan Negara,” tandas Kadispen Lantamal VIII Kapten Laut Yusuf Ali.
(tsir)

Ratusan Atlit Silat Memperebutkan Piala Pangdam XIII/Merdeka

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito SE MM saat membuka turnamen pencak silat piala Pangdam XIII/Merdeka.

Manado, iNewscrime – Bertempat di gedung Grhadika Jaya Sakti,
pelaksanaan turnamen terbuka pencak silat piala Pangdam XIII/Merdeka mulai digelar hari ini, Selasa (12/12/17) sampai Kamis (14/12/17) mendatang.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito SE MM mengatakan, pencak silat merupakan warisan budaya dan harus dilestarikan serta dijaga oleh generasi masa kini.

“Pencak silat dan olahraga pada umumnya melatih kekuatan fisik dan kerohanian, melatih kecerdasan anak secara menyeluruh. Setelah sepak bola, pacuan kuda dan yongmoodoo, kali ini kita bantu pencak silat,” kata Pangdam.

Dirinya berharap Kompetisi ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi para atlit Sulawesi Utara yang akan berkiprah di PON XX mendatang.

“Semoga ini menjadi bahan evaluasi Pemda Sulut demi mengembalikan kejayaan kontingen Sulut yaitu mendulang emas lewat cabang olahraga pencak silat. Pada PON lalu kita gagal dapat emas. Maka dari itu, kami bersinergi dengan pemerintah kota Provinsi Sulut dan pemerintah pemerintah Kota Manado untuk melaksanakan turnamen ini,” ujarnya.

Turnamen pencak silat ini menghadirkan sebanyak 374 atlit dari berbagai perguruan dan daerah di Indonesia.

Selain itu, turnamen ini diwacanakan akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya agar pembinaan terhadap para atlit dapat terus dilakukan.
(tsir)

Bantai JIT 6-2, DEPROV WAR Tak Terbendung Di Laga Awal JSFT

Foto : Jalannya Pertandingan Deprov WAR Vs JIT

MANADO, INEWSCRIME.COM  – Di laga pembukaan Grup B dalam rangkaian Jurnalis Sulut Futsal Turnamen (JSFT) 2017 yang mempertemukan Deprov War dengan Jurnalis Independent Tomohon (JIT), Senin (23/10) berkesudahan 6-2 untuk kemenangan Deprov War.

Sejak pluit pertandingan dibunyikan, anak-anak asuhan Christy Lompoliuw mulai melancarkan serangan-serangan mematikan ke pertahanan lawan, namun kesigapan penjaga gawang JIT belum mampu dibobol punggawa Deprov War. Barulah di menit ke 10, pemain andalan Deprov War Ardy Lumowa berhasil membobol gawang JIT. Dengan gol tersebut, semangat tim yang dimanejeri oleh Noberd Losa mampu menambah keunggulan menjadi 2-0 masih lewat kaki pemain bernomor punggung 10 Ardy Lumowa. JIT sendiri bukan tanpa perlawanan, lewat pemain-pemainnya, JIT mampu membongkar pertahanan Deprov War yang dikomandoi Jefferson Karundeng dan Trisno Mais. Namun, bukannya berhasil membalas, JIT malah kebobolan untuk ketiga kalinya lewat pemain pengganti Hendra Nabu. Skor 3-0 untuk keunggulan Deprov War menutup babak pertama.

Di interval kedua, permainan kedua tim di menit-menit awal sempat imbang. Pergantian pemain kedua tim dilakukan guna penyegaran, dan hasilnya, Hendra Nabu yang kembali dimainkan mampu menambah pundi-pundi golnya, 4 untuk Deprov War, 0 untuk JIT.

Foto II : Arsitek Tim Deprov WAR,  Christ Lompoliuw Memantau Jalannya Laga Dari Kejauhan.

Barulah di 10 menit babak kedua berjalan, JIT mampu memperkecil ketertinggalan lewat pemain-pemain andalannya dengan menorehkan 2 gol sekaligus.

Di penghujung pertandingan, super star Febry Kodongan dimasukkan oleh pelatih, alhasil, 2 gol dilesakkan Febry lewat aksi over lappingnya.

Pertandingan pun akhirnya dimenangkan Deprov War. Atas hasil tersebut, Christy Lompoliuw selaku pelatih mengaku bangga dengan anak asuhnya.
“Pertama-tama kami mensyukuri hasil ini. Semua pemain bermain dengan baik meski pada awal-awal laga pemain banyak membuang peluang. Tapi ini juga menjada awal yang baik bagi Deprov War untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi ini,” tegas Lompoliuw.

Diketahui, pada pertandingan berikutnya yang akan dilaksanakan Kamis nanti, Deprov War akan berhadapan dengan tim kuat Mortal Combat Pemkot Manado. (***)