Warga Sario Ditikam Orang Tak Dikenal, Begini Kondisinya Sekarang

Korban penikaman di Sario oleh orang tak dikenal.

Manado, iNewscrime – Seorang pemuda ditikam orang tak dikenal di depan pangkalan ojek Wanea Plasa Jln Samratulangi kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Rabu (3/1/2018) dini hari.

Korban bernama Nurahmad Abdulah (23) warga Kelurahan Sario, kecamatan Sario, Kota Manado. Korban mengalami luka tikaman pada bagian pinggan sebelah kanan.

Informasi yang dirangkum iNewscrime.com, kejadian ini bermula saat korban dan rekannya lagi bercerita dengan rekan mereka yang berada dipangkalan ojek. Tiba-tiba datang tiga orang pemuda yang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor.

“Korban dan rekannya tadinya dari Indo Maret yang berada Kelurahan Tanjung Batu, sekembalinya mereka mampir di pangkalan ojek karena melihat ada rekan korban di pangkalan ojek. Kemudia saat korban sedang ngobrol dengan rekannya, pada saat mereka sedang ngobrol datang satu unit motor berboncengan tiga orang¬†yang tidak di kenal dari arah pasar Karombasan dengan kecepatan tinggi sedang mengarah ke pangkalan ojek,” ujar narasumber yang enggan dipublikasikan.

Lanjutnya, pada saat motor tersebut semakin dekat dengan pangkalan ojek, dua orang dari atas motor tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan langsung melenggangkan pisau tersebut ke arah Korban dan rekannya.

“Tiba-tiba mereka melenggangkan pisau tersebut ke arah korban, sehingga mengakibatkan korban mengalami luka tikaman,” lanjutnya.

Kejadian ini sudah di laporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Wanea.

Dari keterangan yang didapat, para pelaku di duga pemuda yang tinggal di kelurahan Tanjung Batu.

Kini, korban yang diketahui berprofesi wiraswasta itu dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan intensif RS Kandouw Malalayang.

“Korban sedang menjalani operasi, di akibatkan luka tikaman yang dialaminya cukup parah,” kata salah satu keluarga korban kepada iNewscrime.com Rabu (3/1/2018) siang.

Pihak keluarga pun berharap dan meminta kepada Pihak Kepolisian dapat mengungkap kasus ini.

“Kami keluarga berharap Polsek Wanea dapat mengungkap kasus ini, dan cepat menangkap pelaku yang membuat saudara kami lagi menjalani operasi di RS,” harap keluarga.
(*/tsir)

Kasus Penikaman Kembali Terjadi di Singkil

Yusuf Suprapto (36) warga Ketang Baru yang menjadi korban penikaman.

Manado, iNewscrime – Nasip sial dialami Yusuf Suprapto (36) warga Kelurahan Ketang Baru Lingkungan I, Kecamatan Singkil, Kota Manado.

Yufus menjadi korban penikaman di Kelurahan Karame Lingkungan III, Kecamatan Singkil, Kota Manado. Jumat (29/12/2017).

Korban ditikam dengan menggunakan sebilah pisau oleh Julfikar Dina alias Kale (19).

Dari informasi yang dirangkum iNewscrime.com, kejadian bermula ketika korban sedang mengendarai sepeda motor dan melintasi jalan Karame dengan kecepatan tinggi.

Pada saat itu Kale sedang berkumpul bersama teman-temannya dipinggir jalan. Dengan seketika Kale mengejar korban dengan menggunakan sepeda motor, kemudian korban dihadang oleh Kale.

Kale pun mengatakan kepada korban “kenapa Kamu memgendarai motor dengan kecepatan tinggi di kampung saya”, tanya Kale kepada Korban. Kemudian terjadi adu mulut sehingga terjadi perkelahian antara keduanya.

Tiba-tiba Kale mengeluarkan pisau yang ada dibalik pinggangnya dan langsung menusukan kearah korban. Korban pun sempat melakukan perlawanan dengan menggunakan bambu.

Merasa dirinya sudah terluka, korban pun melarikan diri dengan meminta tolong. Tiba-tiba korban jatuh terkapar akibat rasa sakit yang dialaminya. Melihat Korban sudah terjatuh dan tak berdaya. Kale langsung melarikan diri.

Korban saat berada di RS Sitti Maryam.

Sekira pukul 23:30 Wita, korban dilarikan ke RS Siti Maryam oleh warga untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun akibat tikaman yang cukup parah, korban dirujuk ke RS Kandouw guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dari kejadian ini Yusuf Suprapto mengalami luka tusukan dibagian pantat sebelah kanan, bahu sebelah kiri serta luka robek di kepala belakang bagian kanan.

Sampai berita ini diturunkan, aparat Polsek Singkil dan Koramil 01/STB masi berjaga-jaga di TKP. Dan pelaku sudah dalam kejaran pihak Kepolisian.
(22cepu)