Sejumlah Kasus Korupsi di Sulut Mangkrak, Berty Lumempouw Rekomendasi 6 Hal Untuk Kepolisian Dan Kejaksaan

Sejumlah Kasus Korupsi di Sulut Mangkrak, Berty Lumempouw Rekomendasi 6 Hal Untuk Kepolisian Dan Kejaksaan

Berty Lumempouw & Aktifis Garda Tipikor Indonesia Saat Aksi Damai di Kejaksaan Beberapa WaktU Lalu. 

Sulut-INewscrime.com- Tanggal 9 Desember 2018 di peringati sebagai hari Anti Korupsi Sedunia.Sangat disayangkan semangat dari peringatan hari anti korupsi sedunia itu berbanding terbalik dengan penegakannya.

Hal itu di buktikan dengan masih mangkraknya sejumlah kasus yang ditangani oleh pihak kejaksaan itu sendiri.

Hal tersebut menimbulkan keprihatinan dan jadi perhatian serius dari Berty Lumempouw pembina Garda Tipikor Indonesia.

Pada iNewscrime.com.dirinya mengungkapkan panjang lebar terkait keprihatinannya terkait penanganan kasus korupsi yang banyak mangkrak dan terkesan tebang pilih dalam penanganannya.
“Sangat disayangkan saat kita memperingati hari anti korupsi banyak kasus mangkrak dan penanganannya tebang pilih alias lebih menyentuh ke bawah ke atasnya masih tumpul, “tegas dia.

Terkait dengan Hari Anti Korupsi tersebut dirinya merekomendasikan 6 hal penting pada pihak penegak hukum :

1. Penanganan kasus korupsi baik yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Utara maupun pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi utara belum maksimal dalam kurun waktu 2018 ada beberapa kasus yang belum di ungkap.

2. Kasus kasus korupsi yang masih menumpuk baik di kepolisian daerah Sulawesi utara maupun kejaksaan tinggi Sulawesi utara dalam hal ini segera di tuntaskan mengingat kepastian hukum sangat di perlukan.

3. Ada beberapa kasus yang mangkrak baik di tingkat Polres maupun kejaksaan negeri seperti yang terjadi di kota Bitung perlu mendapat perhatian dari pihak Polda maupun Kejati sulut terkait kasus korupsi terminal kayu (peralatan Sawmil) senilai 8.4Milyar Bantua kementrian perindustrian thn 2010.

4. Kejati sulut segera melakukan tindakan hukum terkait kasus pemecah ombak di Minahasa utara yang sudah mengadili 4 Orang terdakwa dan sesuai putusan pengadilan tinggi atas nama Dr Rosa Tidajoh jelas dalam pertimbangan Hakim untuk meminta pertanggung jawaban terkait aliran dana 6 Milyaran lewat penuntutan.

5. Pihak Kejati sulut serta memberikan perhatian juga dlm penanganan kasus korupsi di Minsel yang di tangani oleh Kejari Minsel sehingga tidak terkesan ada permainan, begitu juga kasus kasus dlm penanganan kejari kejari yang ada di sulut.

6. Pihak Polda segera menuntaskan kasus korupsi yang di tangani khususnya kasus dugaan korupsi di kota Bitung dalam hal ini yang terjadi di dinas perindustrian (pasar) demi kepastian hukum.

Ini merupakan catatan catatan
merah kami, agar kedepan pihak Polda sulut dan Kejati sulut lebih profesional dalam pengungkapan kasus kasus korupsi yg terjadi di Sulawesi Utara.

Penulis : Robby Kumaat Mononimbar