Resmob Manguni Sergap Pelaku Pembunuhan Driver Gojek

Manado,INewscrime.com- Pembunuhan terhadap seorang driver gojek pada Rabu 20 Desember 2017 yang terjadi di desa Kima kec Wori pada hari selasa 26 Desember 2017 pukul 17.30 Wita akhirnya menemukan titik terang.

Foto : Pelaku Usai Dibekuk Tim Resmob Manguni.

Titik terang itu di pastikan pasca di tangkapnya  tersangka _An. TP alias Tommy  (33). Lelaki yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini di bekuk oleh Tim Resmob Manguni yang melakukan penyergapan pada suatu rumah yang juga berfungsi sebagai tempat kost di kel. Bailang kec. Bunaken. 

Saat  penyergapan tersangka di ciduk bersama barang bukti berupa hp korban yang hilang berupa HP merk Evercros, dan satu unit Sepeda Motor kharisma yang setelah di di cek nomor mesin nya cocok dengan motor  milik korban yang hilang bersamaan dengan hilannya korban.  

Di ketahui saat akan melakukukan pencarian barang bukti berupa pisau badik, tersangka berusaha melarikan diri dengan menabrak anggota tim Manguni sehingga harus dilumpuhkan dengn tembakan mengenai kaki tsk, selanjutnya tersangka di rawat ke RS Bhayangkara Polda sulut dan langsung diserahkan ke Polresta Manado. 

Berdasarkan keterangan, Korban yang pekerjaan sehari-harinya sebagai driver Gojek menerima orderan dari tersangka TP_alias Tommy diseputaran Zero Poin 45 Kota Manado, setelah itu korban membawa tersangka ke arah tujuan Kima Mapanget ,

Foto: Korban Saat baru di temukan.

Korban tidak mengetahui rencana yang sudah dipikirkan oleh tersangka. Setelah sampai tujuan tersangka langsung menikam korban ke arah badan korban sebanyak 2 kali,

Disaat korban tersungkur tak berdaya tersangka langsung mengambil
1 buah dompet ,
1 buah unit handphone dan
1 unit motor milik korban ,
setelah itu sebelum tersangka meninggalkan korban. Tersangka mengubur tubuh  korban dalam tanah dan hanya menyisakan kepala korban.

Seperti di ketahui saat ini korban telah meninggal dunia. Olehnya Tim Resmob Manguni mengingatkan pada para driver online untuk  waspada terutama yang sering bekerja pada malam hari, “Perlu hati hati memilih calon penumpang jika anda ojek drive,” imbau Timsus. (***/bob)