Putri Mopolo, Vanessa Aleng Wakili Sulut Ke Tingkat Nasional

Ferry Liando dan Vanessa Aleng 

Manado, INC.COM- Derasnya arus globalisasi dan semakin canggihnya tekhnologi internet tak mempengaruhi minat gadis kecil bernama Vanessa Aleng untuk mempelajari budaya Minahasa

Kemampuannya berkomunikasi menggunakan bahasa indnesia yang baik juga bahasa daerah Minahasa menghantarkan siswi kelas V SD Inpres Mopolo Kabupaten Minsel ini berhasil meraih juara 1 lomba bercerita tingkat SD yang diselenggarakan Pemprov Sulut melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan berhak mewakili Sulut di lomba bercerita tingkat nasional di Jakarta.

Putri tunggal dari pasangan Wandy Aleng dan Anne Robot ini sejak kecil memang sudah suka membaca dan mendengarkan cerita.

Dari sekedar hobby membaca inilah Vanessa yang sejak umur 9 tahun mulai suka bercerita yang dimulai di depan kelas di sekolah sampai ikut lomba bercerita. Menjuarai lomba bercerita tingkat kabupaten Minsel dan menang, kemudian mewakili Minsel di tingkat Propinsi Vanessa bisa meraih juara 1.

Vanessa yang tampil memukau pada pembukaan pameran kompetisi inovasi pelayanan publik se Sulut, Senin (17/6/2019) dengan mengangkat cerita asal mula lagu O Ine ni keke, dan nantinya pada lomba bercerita tingkat nasional Vanessa sudah mempersiapkan 2 cerita untuk untuk dibawakan di lomba tersebut.

Ditemui INewscrime.com usai tampil dalam pameran inovasi di Manado Town Square gadis kecil dari desa Malola ini bangga bisa mewakili Minsel dan juga Sulut di tingkat nasional.

“saya bangga mewakil Minsel dan Sulut ke tingkat nasional,  saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi Minsel dan Sulut,”ujar gadia kecil yang bercita cita menjadi Pendeta ini.

Prestasi Vanessa itu diapresiasi oleh banyak orang termasuk Putra Minsel Ferry Lianďo yang berharap prestasi ini diapresiasi Pemerintah baik pemerintah Kabupaten dan Propinsi.

“Ini positif dimana muncul dari generasi muda dengan kearifan lokal dan budaya, ini luar biasa perlu ada perhatian pemerintah,

Jangan nanti berhasil baru diklaim prestasinya, potensinya harus dikembangkan dan diarahkan,” pungkas Liando. (***)