PROYEK DANA DESA ESANDOM DUA DI KERJAKAN, TROTOAR UNTUK PEJALAN KAKI PRIORITAS

Foto : Hukum Tua Desa Esandom Dua Deslin Rondonuwu Saat Memantau Pekerjaaan Dana Desa.

MITRA,INEWSCRIME.COM- Alokasi anggaran Dana Desa menjadi salah satu program pembangunan berbasis penataan infrastruktur di desa. Di sejumlah desa di Tombatu Timur misalnya, besaran Dana Desa dijadikan prioritas untuk penataan desa dengan membangun drainase dan Trotoar pejalan kaki.

Terpantau di Desa Esandom Dua kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Mitra, pembangunan drainase dan trotoar bagi pejalan kaki terus digenjot.

Hukum Tua Desa Esandom Dua Deslin Rondonuwu mengungkapkan, sejauh ini akses transportasi sudah begitua ramai lancar. Terlebih ketika kawasan ini merupakan jalan yang sudah ramai sementara ketersediaan fasilitas bagi pejalan kaki belum tersedia.

“Drainase dan trotoar pejalan kaki menjadi prioritas dengan pertimbangan keslamatan bagi pejalan kaki, sekaligus juga dengan penataan estetika desa,” terang Rondonuwu, Rabu(15/5/2019).

Deslin Juga menyebutkan jika sudah menjadi kebutuhan prioritas menyangkut trotoar. Hal ini juga sebagaimana yang dimintakan bupati.

“Jadi bisa kita lihat, jalan sudah bagus. Sementara kita belum punya fasilitas bagi pejalan kaki. Atas dasar ini kemudian lewat musyawarah desa sekaligus juga didukung bupati, maka kita prioritaskan,” ujar Rondonuwu.

Sementara terpantau dalam pembangunan drainase ini, pekerjaan sementara dilaksanakan.Sementara itu bendahara desa Esandom Dua Audi Tangian menjelaskan untuk tahap pertama ini drainase tertutup direncanakan sekira 120 meter akan dikerjakan dengan anggaran Rp 148.290.200.

“Jadi bertahap kita bangun dulu drainase. Selanjutnya bagia atas kita lakukan pengecoran untuk fasilitas pejalan kaki,” tambah Tangian.

Sementara itu PPKD Stevi Rondonuwu mengatakan bagi semua masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi pekerjaan dana desa.

“Masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam mengawasi pekerjaan dana dana desa, dan sangat diharapkan pekerjaan dana desa dikerjakan sebaik mungkin,” Tambah Tangian.

Disejumlah kegiatan sebelumnya, bupati James Sumendap ikut menyampaikan kepada warga masyarakat agar pembangunan trotoar harus diperhatikan. Terlebih di wilayah jalan yang jalur transportasinya rawan.

“Harus kita seimbangkan pembangunan transportasi dan fasilitas bagi pejalan kaki yakni trotoar. Ini juga menyangkut keselamatan. Beberapa desa sudah memulainya, dan saya harapkan juga diikuti oleh desa lain yang belum memiliki trotoar,” kata sumendap di berbagai acara saat memberikan sambutan.

(Redaksi)