Prajurit Yonif Raider 712/Wrt Berhasil Bebaskan Sandera Dari Tawanan Kelompok Teroris

INewscrime.Manado – Sebanyak 50 personel TNI AD. Batalyon Infanteri Raider 712/Wiratama, menggelar latihan skenario pembebasan sandera dari tawanan kelompok teroris. Rabu (21/6/2017).

Latihan itu sendiri berpusat di markas Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka. Bersama dengan satu Hellicopter MI-17 milik TNI AD. Mereka menunjukkan kemampuan menembus garis musuh, membebaskan sandera.

Berdasarkan pantauan INewscrime, Pasukan PJD Yonif Raider 712/Wiratama dengan kekuatan 50 personel langsung terjun dalam membebaskan sandera tersebut serta dengan sigap pasukan PJD dapat melumpuhkan kelompok teroris dan membebaskan sandera dari tangan penyandera.

Simulasi pembebasan sandera ini disaksikan oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito SE MM, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Endro Satoto SIP MM dan para Asisten Kasdam serta para Kabalakdam XIII/Merdeka dan juga disaksikan oleh masyarakat sekitar Makodam XIII/Merdeka.

Prajurit Yonif Raider 712/Wiratama saat membebaskan sandera dari tawanan kelomok teroris.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito mengatakan, latihan seperti ini perlu dilakukan secara periodik untuk mengasah kemampuan prajurit, apalagi wilayah perbatasan Sulawesi Utara sedang membutuhkan perhatian lebih.

“Latihan seperti ini perlu dilakukan, agar kapanpun saya perlukan satuan tugas seperti yang latihan saat ini sudah makin terampil dan siap menghadapi tugas,” kata Pangdam.

Lebih lanjut, Jenderal TNI Bintang Dua yang dekat dengan masyarakat ini menambahkan, meski situasi  perbatasan masih kondusif, seluruh pihak harus selalu siap dan tidak boleh lengah.

“Melihat kondisi pasukan kita, ini menandakan kalau kita siap. Dan pasukan yang berlatih dalam satuan tugas ini siap menghadapi tugas kapan pun diperintahkan,” jelas Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito SE MM.

Diakhir kegiatan simulasi tersebut Pangdam XIII/Merdeka serta Kasrem 131/Santiago dan para Asisten Kasdam XIII/Merdeka dan juga para wartawan di perkenankan naik ke Hellicopter untuk dapatnya melaksanakan manuver di atas seputaran Kota Manado sambil melihat dari atas situasi dan kondisi Kota Manado.
(tsir)