Polda Sulut Limpahkan Berkas & Tersangka Firasat ke Kejari Bolmong, Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Medsos FB

Polda Limpahkan Berkas & Tersangka Firasat ke Kejari Bolmong

Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Medsos FB

MANADO- INewscrime.com– Pengusutan kasus dugaan pencemaran nama baik lewat medsos facebook yang menyeret FM alias Firasat (50-an), oknum aktivis asal Bolaang Mongondow, akhirnya dituntaskan Polda Sulut.
Ini terbukti dengan dilimpahkannya berkas perkara dan tersangka Firasat oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulut kepada Kejaksaan Negeri Bolmong, Senin (16/4) kemarin.
Kepada wartawan, Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan adanya tahap II yang dilakukan penyidik Polda Sulut ke Kejari Bolmong.
“Setelah rampung semua berkas perkara penyidikan dan dinyatakan lengkap, maka kami serahkan berkas dan tersangka kepada pihak Kejaksaan dalam hal ini Kejari Bolmong,” jelas Tompo didampingi Kasubdit Cyber Crime, AKBP Iwan Permadi.
Sebelum diserahkan ke Kejaksaan, Firasat dijemput oleh sejumlah penyidik Polda Sulut. Selanjutnya proses administrasi dilakukan untuk tahapan berikutnya ke Kejaksaan.
Ditemui terpisah, pelapor Hanny Pontoh melalui kuasa hukum, Husni Towidjojo SH memberikan apresiasi kepada Polda Sulut terkait penanganan kasus ini hingga dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Kami salut dengan upaya yang dilakukan penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulut. Mudah-mudahan kasus ini segera berproses di Pengadilan,” ujar Husni dari Kantor Husni Towidjojo & Partners Law Office and Legal Consultan.
Penanganan kasus ini berdasarkan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang RI No 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI No 19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Seperti diketahui, kasus ini dilaporkan ke Polda Sulut medio Desember 2017 oleh Husni Towidjojo SH selaku kuasa hukum Hanny Pontoh yang merupakan Bapak Angkat KUR Mitra SP3 Bolmong Bank Artha Graha Manado.

Kasus ini dilaporkan karena FM dinilai menyebarkan informasi kebohongan dengan menyatakan di medsos facebook bahwa Hanny Pontoh adalah penipu. Kemudian tersangka menulis, inilah contoh kecil bentuk amburadulnya administrasi Bank Artha Graha dan pembodohan/penipuan terhadap rakyat Bolmong yang dilakukan oknum Bank dan oknum bapak angkat dan agen-agen nya.(fon)

Please follow and like us: