Pimpin Paripurna HUT Provinsi Sulut Ke 56, AA Akhiri Tugas Dengan Elegan

Pimpin Paripurna HUT Provinsi Sulut Ke 56, AA Akhiri Tugas Dengan Elegan

Foto : AA Bersama Gubernur Dan Wakil. Gubernur Dan Pimpinan DPRD Sulut Lainnya.

MANADO,  INC — Rabu 23/9-’20, Provinsi. Sulawesi Utara berusia 56 7Tahun, berkenaan dengan itu  dilaksanakan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 56.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD  Sulut Andrei Angouw dan didampingi unsur pimpinan DPRD Sulut dan juga dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bpk. Olly Dondokambey dan Bpk. Steven O. Kandouw, serta Anggota DPRD Sulut yang terhornat.

Hadir juga para Anggota DPR RI dan DPD RI yang mewaliki Dapil Sulut, Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut serta para istri Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, beberapa Konsulat RI, Pimpinan Forkopimda Sulut, Pimpinan TNI dan Polri, Pimpinam KPU dan Bawaslu Sulut, Rektor Unsrat, Sekprov Edwin Silangen dan Pejabat Eselon Pemprov Sulut, Sekwan Ibu Glady Kawatu S.H, M.Si, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM, Jajaran Media Cetak dan Elektronik, serta para undangan lainnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri Para teladan/penerima penghargaan baik Tingkat Nasional maupun Tingkat Provinsi. Meramaikan rapat paripurna ini, juga diselingi Tarian-tarian budaya dan lain-lain.

Rapat Paripurna dalam Rangka HUT Provinsi Sulawesi Utara Ke-56 kali ini terasa lain dan lebih berwibawa sebab diawali dengan Sambutan Ketua DPR RI Ibu DR. Puan Maharani secara virtual.

Acara selanjutnya adalah sambutan Gubernur Sulut Bpk. Olly Dondokambey yang diawali dengan menceritakan sekilas tentang Sejarah Sulut dan peran orang Sulut terhadap Bangsa ini mulai dari Sam Ratulangie yang menulis jauh sebelum Indonesia merdeka (1937) tentang Indonesia di Pasifik akan bergelora, peran Ibu Walanda Maramis, peran Diplomat Ulung Indonesia untuk PBB Babe Palar, peran AA Marmis dll.

Selanjutnya Gubernur memaparkan berbagai program dan kemajuan-kemajuan pembangunan yang telah dilakukan selama ini. Gubernur berharap ada kelanjutan pembangunan yang lebih komprehensif demi kesejahteraan masyarakat Sulut kedepan, sehingga perlu topangan semua pihak termasuk lembaga DPRD sebagai mitra kerja agar Sulut lebih maju.

Diakhir sambutan, Pak Gubernur memaparkan berbagai program spektakuler pembangunan Sulut kedepan yang sedang dimulai dan dipacu karena telah mendapat persetujuan Presiden RI.

Setelah sambutan Gubernur, Ketua DPRD Andrei Angouw yang saat itu tampil elegan dengan pakaian Adat Minahasa membacakan figur-figur yang memperoleh penghargaan baik secara nasional maupun tingkat Provinsi Sulut.

Paripurna diakhiri dengan sambutan singkat dengan beberapa pernyataan menarik yang disampaikan Ketua DPRD Sulut soal ‘virus kebencian’ yang sedang merebak ditahun politik pelaksanaan pilkada serentak di Seluruh Indonesia saat ini. Angouw berharap agar virus ini tidak merebak secara meluas supaya hajatan politik pelaksanaan pilkada nantinya berjalan kondusif dan tidak berdampak negatif kepada masyarakat.

Semakin menarik juga, bahwa paripurna ini diisi rekaman video dari ketua, unsur pimpinan dengan anggota DPRD Sulut yang melantunkan lagu Daerah ‘Oh ina ni Keke’.

Rapat Paripurna ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Ketua Sinode GMIM, Pdt. DR. Hein Arina.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini terkait dengan wabah Covid-19, rapat ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Vovid-19.

Selain kehadiram fisik, rapat ini juga berlangsung secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat\ masing-masing.

((Robby)