Pertanyakan Gaji Guru Honor Yang Belum Terbayar, Karinda Berharap Gubernur Olly Dondokambey Segera Realisasikan Janji

Foto : James Karinda Saat Memberi Tanggapan Dalam Pembahasan Salah Satu Pansus Di Deprov Sulut.

Manado, INewscrime.com– Ketua Komisi IV Deprov Sulut James Karinda mengaku heran terkait adanya informasi bahwa  ribuan guru honorer SMA/SMK di Sulut hingga saat ini belum terima hak alias gaji.

“Padahal, Pemerintah provinsi telah menantanya di APBD TA 2018. Pertanyaan pun mencuat, ke mana anggaran itu?,”ungkap Karinda pada INewscrime.com.via WhatsApp Minggu 31/8- 2018.

Lanjut dikatakan Anggota DPRD Provinsi Sulut yang turut memperjuangkan sehingga gaji 1730 guru honorer menjadi tanggung jawab Provinsi karena gaji para Guru honorer sudah tertata di APBD Provinsi Sulut.
“Iya, karena gaji guru honorer SMA dan SMK sudah tertata di APBD 2018. Harusnya sudah dibayarkan sejak Januari lalu. Kasihan dorang pe nasib (kasihan nasib mereka). 1730-an guru lol,” ujar Karinda geram.

Sehubungan dengan hal ini politisi Partai Demokrat ini pun menaruh harapan penuh kepada Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey atas nasib para guru honorer SMA/SMK.
“Kita berharap gubernur akan segera realisasikan gaji mereka,” pungkas Karinda, legislator dari dapil Manado ini.

Polemik yang dihadapi antara pengajar dan pelajar memang terus berkelanjutan. Masyarakat terhimpit oleh tuntutan masih merajalelanya dana komite, padahal Presiden sedang menggalakkan Pendidikan Gratis dan Wajib Belajar 9 Tahun. Dan, Gubernur-Wakil Gubernur Olly Dondokambey-Steven Kandouw secara jelas mendukung program tersebut, lewat penyaluran dana APBD yang cukup untuk dinas terkait.

Begitu pula dengan gaji untuk honorer yang ditata di APBD. Semua itu dibijaki pemerintah. Namun, tetap terjadi masalah yang kompleks, bagaikan mata rantai yang tak bisa putus,”tutup legislator yang akan mencoba peruntungan sebagai Caleg DPR RI pada pileg 2019 nanti. (Robby)