Penggerebekan Judi Sabung Ayam, Babuk Ayam Disimpan Dirumah, Tak Amankah Polda Sulut?

Foto: AKP Aswar Nur Saat Memberi Pernyaatan Pada Awak Media.

Manado,INewscrime.com- Penggrebekan kasus judi sabung ayam yang dilakukan oleh Tim Resmob Manguni Polda Sulut yang viral di media sosial dinyatakan telah sesuai prosedur oleh Kasubdit Jatanras Ditkrimum Polda Sulut AKBP James Sege melalui Katim Resmob AKP Aswar Nur SIK.

Ditegaskan oleh AKP Aswar pada awak media yang mengkonfirmasi hal tersebut bahwa penggerebekan yang dilakukan sudah sesuai karena saat melakukan tindakan, Tim Resmob telah dilengkapi dengan Surat Perintah Tugas yang harus dilaksanakan.

Panjang lebar AKP Aswar mengatakan pada awak media bahwa penggrebekan lokasi judi sabung ayam di Pineleng dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang masuk ke kami, karena sudah meresahkan sehingga Tim Resmob turun lapangan untuk melakukan tindakan.

Dikatakab pula oleh Aswar bahwa saat akan menangkap dan menggrebek, Tim Resmob mendapat perlawan dari para pelaku dan masyarakat di lokasi dengan melempar batu, sehingga Tim Resmob yang terdiri dari Unit 1 dan 3 mangambil tindakan tegas berupa pembakaran lokasi yang dijadikan arena judi sabung ayam tersebut.

“Soal barang bukti yang kita amankan dan sempat viral di media sosial, itu dilakukan karena ayam yang diamankan tidak memiliki tempat di Polda, sehingga langka itu sudah diketahui pimpinan dan atasan langsung, karena di Polda Sulut belum memiliki tempat penitipan barang bukti yang memadai sehingga jika barang bukti ayam jika hilang atau musna, tidak bisa dipertanggungjawabkan, sehingga kami mengamankan disuatu tempat, untuk dihadirkan nanti di Polda Sulut agar barang bukti tetap lengkap,” tegas AKP Aswar Nur SIK, Senin (30/12/2019) di Polda Sulut.

AKP Aswar Nur SIK (tengah) bersama Tim Resmob Manguni Polda Sulut di Polsek Malalayang saat menyerahkan Pelaku Kejahatan yang diamankan Tim Resmob Manguni Polda Sulut.

Tanggapan para Netizen terkait pernyataan AKP Aswar Nur

Sementara itu menyangkut adanya pengembosan ban mobil milik masyarakat dan pelaku, Aswar menegaskan itu dilakukan secara spontan karena saat para pelaku judi sabung ayam akan ditangkap mereka melarikan diri, sehingga anggota bertindak spontan. “Jadi yang kita amankan hanya satu pelaku beserta mobil serta ayam yang dijadikan barang bukti judi sabung ayam,” ucap Aswar.

Aswar menambahkan, karena itu kami akan tetap memberantas judi sabung di Manado, sehingga perlu bantuan masyarakat untuk memberikan info jika melihat, atau mengetahui adanya praktek tersebut, agar kita tetap memberantas sehingga tidak meresahkan masyarakat.

Pernyataan AKP Aswar ini banyak mendapat tanggapan miring dari Netizen yang mengatakan apapun alasannya yang namanya barang bukti tidak bisa diamankan dirumah pribadi,” tulis para netizen menanggapi pernyataan AKP Aswar. (**/rkm)