Penduduk Desa Kawiley Curiga Proyek Pengecoran Bahu Jalan Dari Dana Desa 2019 Ada Mark-Up

Polres dan Kejari Minut Diminta Turun Gelar Kalkulasi dan Uji Kualitas Material

MINUT – Proyek Dana Desa T/A 2019 berupa Kegiatan Pengecoran Bahu Jalan dari Jaga 1 sampai Jaga 10 dengan Volume 0,6 M X 3758 M dengan anggaran Rp. 416.960.995 yang digelar oleh TPK Desa Kawiley, jadi buah bibir warga

Menurut warga yang minta namanya jangan disebut dengan alasan keselamatan, menduga pekerjaan kegiatan pengecoran bahu jalan dari Jaga 1 sampai Jaga 10, panjangnya tidak sampai 3758 meter.
“Selain di beberapa titik memang sudah di cor oleh pemilik, saya curiga cor-an materialnya, tidak sesuai Spek karena ketebalan bervariasi, juga bahan beton sangat rapuh,” katanya.

Merasa hasil pekerjaan tidak maksimal sumber berharap aparat hukum dapat turun lapangan lakukan peninjauan.
“Kami kan bukan polisi atau jaksa. Bermasalah atau tidak, itu nanti beliau-beliau yang periksa dan tetapkan, apalagi kami dengar Minut ada Kejari baru, inilah kesempatan Kajari baru buktikan kinerjanya,” himbau sumber Kamis (25/8/219).

Hanya saja, Hukumtua Desa Kawiley berinisial VN jabatannya sudah habis, terhitung semenjak tanggal 13 Agustus 2019 silam.
Untuk mengisi kekosongan itu, maka jabatan PLH Hukumtua Desa Kawiley Kecamatan Kauditan di isi oleh Camat Kauditan, Martho Rasubala.
Ketika di konfirmasi via Whats-App, Camat Kauditan, Martho Rasubala cukup kaget dan tidak tahu pasti keberadaan pekerjaan ini.
“Pekerjaan yang dimana, nanti saya cek dulu ya,” jawab Rasubala singkat.
Sampai berita ini naik, Camat Kauditan belum menanggapi terkait pekerjaan tersebut. (Red)