Pemecah Ombak Minsel Belum Kunjung Selesai, Komisi III Deprov Sulut Panggil BPBD

INEWSCRIME.COM- Belum selesainya proyek pemecah ombak di desa Matani dan Matani I yang dianggarkan lewat dana APBN dan berbandrol 14 milyar, diseriusi komisi III DPRD Sulut.

Menindaklanjuti itu KomisI III melakukan pembahasan dengan mitra kerja BPBD Sulut, Senin (4/02/19) siang.

Di ditanyakan oleh personil komisi III Boy Tumiwa, Kepala BPBD Sulut Joy Oroh mengungkapkan, alasan proyek tersebut terhenti karena PPK yang bertanggung jawab atas proyek tersebut telah diganti, sehingga terjadi penundaan.

“Kami akan melakukan koordinasi kembali dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terkait dengan proyek pemecah ombak di Desa Matani dan Matani l Kecamatan Tumpaan, berbandrol 14 milliar Rupiah,” ungkap Joy Oroh kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan Oroh, proyek pemecah ombak adalah anggaran dari pemerintah pusat atau anggarannya bersumber dari APBN yang dibagi di tiga lokasi yaitu Bitung, Sangihe dan Minsel yang anggarannya sesuai kebutuhan dari masing masing daerah.

“Untuk pelaksanaan proyek tersebut di Bitung dan Tahuna sudah 100 peraen tinggal Minsel yang masih belum ada kegiatan,” pungkasnya.

(rk/rkm)