Motor Italia Berlomba Lomba Mengaspal di Indonesia

Di Indonesia, menemukan motor asal pabrikan Jepang jadi pekerjaan yang sangat mudah. Mulai dari Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki berseliweran di jalan-jalan. Empat merek tersebut yang paling laris di pasar sepeda motor Indonesia.

Posisi para prinsipal Jepang yang sudah mengakar kuat selama beberapa dekade sebagai penguasa pasar sepeda motor di Indonesia, bukan berarti produk non Jepang tak punya peluang. Produsen sepeda motor asal Italia misalnya adalah salah satu yang sudah merasakan riuhnya pasar sepeda motor Indonesia.

Salah satu produsen sepeda motor Italia yang menjajal pasar Indonesia adalah Benelli. Produsen sepeda motor tertua yang ada di dunia ini tidak pernah berhenti untuk memproduksi sepeda motor sejak 1911 hingga kini. Sejak pertengahan 2013, Benelli meramaikan pasar sepeda motor di Indonesia.

“Pasar kendaraan roda dua dari tahun semakin meningkat, PT Benalli Indonesia ingin memberikan alternatif selain merk yang sudah eksis,” kata Direktur Utama PT Benelli Motor Indonesia, Steven Kentjana Putra, seperti dikutip Antara.

Benelli masuk ke Indonesia di bawah bendera PT Benelli Motor Indonesia. Produsen ini lebih fokus dengan motor jenis skuter dan naked bike. Misalnya TNT 1130 dan TNT 889 yang menjadi andalan Benelli.

Ducati yang merupakan pabrikan motor asal Italia yang berdiri sejak 1926 juga sudah mengaspal di Indonesia sejak 2006. Produsen Italia ini masuk ke Indonesia lewat bendera PT Supermoto Indonesia. Namun pada 2016, Supermoto mengundurkan diri menjadi pemegang merek Ducati di Indonesia.

Posisi agen resmi Ducati diganti oleh PT Garansindo Euro Sports. Dalam penjualan di Indonesia, Ducati lebih melirik jenis moge dengan produk seperti Diavel, Hypermotard, Hyperstrada, Monster, Multistrada, Streetfighter dan Superbike.

Produsen motor asal Italia lainnya adalah Mv Agusta atau Meccanica Verghera Agusta yang berdiri 1945, tapi pada 1992 pabrikan ini diakuisisi oleh Cagiva. Lalu Mv Agusta masuk ke Indonesia di bawah bendera PT Moto Arte Indonesia. Motor yang dipasarkan seperti motor sport dan moge.

Saat produsen motor Italia lainnya masing-masing hanya memiliki satu merek, maka Piaggio, produsen sepeda motor yang juga dari Italia langsung memboyong tiga anak perusahaannya antaralain Vespa, Moto Guzzi, dan Aprilia.

Awalnya Piaggio masuk ke Indonesia bersama Vespa di bawah payung PT Piaggio Indonesia, kemudian Moto Guzzi dan Aprilia menyusul masuk ke Indonesia pada 2015.

Warna-warni di Pasar Indonesia

Pada 2017, Piaggio sudah menyiapkan empat produk baru yang siap untuk diluncurkan. Produk baru tersebut diyakini akan memberi warna yang baru dalam pasar sepeda motor di Indonesia. Peluncurannya hanya tinggal menunggu waktu saja.

Produk lain seperti Benelli sedang mempersiapkan jagoan terbarunya TNT 15 versi 2017 berkapasitas mesin 150 cc yang akan hadir di pasar Indonesia di 2017. Dibanding TNT versi sebelumnya, model terbaru ini diklaim lebih ringan dan dilengkapi kerangka teralis berbahan baja sehingga terlihat samakin kekar. Meski kekar, pada bagian buritan dari TNT 15 terbaru ini dibuat ramping agar terkesan sporty.

Pasar motor sport di Indonesia memang sedang menggeliat. Berbagai tipe motor sport saat ini telah beredar di pasar dari kapasitas mesin 150cc hingga 250cc akan semakin semarak di tahun ini. Para produsen motor sport seperti Yamaha, Honda, Kawazaki, dan Suzuki sudah sebagian meluncurkan masing-masing kuda besinya. Sehingga TNT 15 versi 2017 memberi warna berbeda di antara produk Jepang yang sudah ada.

Para pemain Italia ini tentu tak mau dicap hanya jualan semata, mereka juga terus berbenah. Ducati misalnya, tengah mempersiapkan untuk membangun 12 diler baru di seluruh Indonesia. Surabaya, Bali, dan Bandung adalah beberapa kota yang bakal menjadi prioritas perluasan diler Ducati selanjutnya setelah Jakarta. Diler tersebut dimaksud agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan motor Ducati.

“Untuk waktu dekat kami akan berkonsentrasi dulu dengan diler utama ini, selanjutnya hingga 2019 kami ingin memiliki jaringan penjualan 12 diler di seluruh Indonesia,” kata Managing Director Garansindo Euro Sports Dhani Yahya, seperti dikutip Antara.

Persaingan di pasar sepeda motor Indonesia memang sangat ketat, tapi produsen motor asal Italia mampu membuktikan bisa bertahan dari dominasi motor-motor Jepang. Memperkuat produk dengan diferensiasi menjadi hal penting bagi pemain motor Italia, mereka mampu mengisi celah-celah sebagai peluang sempit di tengah gemuknya pasar roda dua di Indonesia. (tirto)