Miris!!!! Supir Ambulans RS Kandou Khusus Covid-19 Tak Terima Insentif, Dirut RS Kandou : Tidak Dianggarkan Kemenkes

Miris!!!! Supir Ambulans RS Kandou Khusus Covid-19 Tak Terima Insentif, Dirut RS Kandou : Tidak Dianggarkan Kemenkes

Supir Ambulans Saat Mengantar Pasien Covid -19

Manado, INewscrime.com – Pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani penyebaran Covid-19 akan dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Sulut Debie Kalalo mengatakan, semua tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 dapat menerima insentif tersebut.

“Pemberian dana ini berasal dari Kementerian Kesehatan, dan setiap tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 akan menerima,” ungkapnya saat rapat dengar pendapat, Rabu (20/05/2020).

Ditanyakan apakah petugas ambulans rumah sakit termasuk dalam penerima insentif ini?

Kalalo pun mengatakan, iya namun harus ada SK dari rumah sakit bersangkutan bahwa mereka petugas penunjang medis dalam penanganan Covid-19.

Sementara itu, beredar informasi di Rumah Sakit Prof Kandouw petugas ambulans tidak akan menerimanya. “Petugas ambulans tidak akan menerima insentif,” ungkap sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Direktur Utama RS Prof Kandouw dr Jimmy Panelewen dikonfirmasikan mengenai hal ini angkat bicara. Menurutnya, penerima insentif adalah petugas kesehatan yang langsung melakukan layanan terhadap pasien.

Mereka terdiri dari dokter, perawat/bidan serta petugas kesehatan lainnya seperti
petugas laboratorium yang terlibat langsung dalam proses pemeriksaan spesimen pasien Covid-19.

Selain itu, petugas kesehatan lainnya adalah petugas farmasi yang bertugas di ruang isolasi dan petugas radiologi.

(**/RKM)