Melky Pangemanan “Jaring Asmara” Di Laikit

Melky Pangemanan “Jaring Asmara” Di Laikit

Foto: Melky Pangemanan Saat Memaparkan Tupoksinya sebagai Anggota DPRD Sulut. 

Laikit, INewscrime.com- Melky Jakhin Pangemanan (MJP), Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sudah melakukan Reses I tahun 2019 sejak 5 Desember beberapa hari yang lalu. Dan, saat reses di titik ketiga Anggota Komisi IV bidang Kesra melaksanakannya di Desa Laikit Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Di reses itu, warga pun menumpahkan uneg-uneg, usulan dan aspirasi dibidang infrastruktur jalan dan drainase, sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

MJP Reses di Laikit, Masyarakat Keluhkan Sekian Tahun Tidak Ada Drainase
MJP Reses di Laikit, Masyarakat Keluhkan Sekian Tahun Tidak Ada Drainase

Seperti yang disampaikan Johanis Sengke, salah satu warga Desa Laikit. Menurutnya, sekian lama desa itu tidak ada drainase.
“Ini menyangkut kesejahteraan rakyat, sudah puluhan tahun desa kami tidak ada drainase,” ucap dia di hadapan MJP.
Disamping tidak adanya drainase, aspirasi lain pun disampaikan.
Gerungan Rotty, warga Desa Dimembe Jaga 3 mengusulkan perlu diangkat destinasi pariwisata di desa Dimembe.
“Perlu dibuat desa adat juga sebagai bagian dari pariwisata,” usulnya.

MJP Reses di Laikit, Masyarakat Keluhkan Sekian Tahun Tidak Ada Drainase
MJP Reses di Laikit, Masyarakat Keluhkan Sekian Tahun Tidak Ada Drainase.

Selain itu, Gerungan juga menyampaikan aspirasi terkait bidang pertanian, disediakan pasar untuk membantu ekonomi masyarakat. Bukan hanya itu, dirinya pun mempertanyakan terkait bantuan sapi.
“Jika di daerah lain ada peternakan sapi kenapa di Minahasa Utara tidak bisa? Bisa dibantu agar tingkat ekonomi masyarakat bisa naik,” tutur Gerungan sembari menambahkan agar ada anggaran untuk Lansia.
Sementara, Hendrik Tumundo, mantan Hukum tua Tetey dan Badan Permusyawaratan Desa menyampaikan aspirasi terkait penggunaan BUMDES, dan menghimbau agar bisa tepat sasaran.
Tumundo pula mempertanyakan terkait bantuan perumahan yang ada di Desa Tetey tapi diberikan ke daerah lain, padahal di Desa Tetey masih banyak yang butuh rumah.
Menanggapi itu, MJP berkomitmen membawa aspirasi tersebut ke gedung DPRD.
“Memperjuangkan dan mengawal semua aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat luas. Jangan sungkan-sungkan untuk menyampaikan aspirasi, kalau bisa datang ke kantor, saya setiap hari masuk kantor dan menyerap aspirasi dari pukul 9:00 hingga 11:00 wita,” tandas Politisi PSI ini.
Untuk diketahui, reses MJP ini disertai dengan pemeriksaan kesehatan dan pembagian kaca mata gratis bekerjasama dengan dinas terkait