MASIH JADI POLEMIK ” ARTHUR PAATH ” DORONG PIHAK KEPOLISIAN & KEJAKSAAN LIDIK MANIPULASI DATA KORBAN BANJIR BANDANG MANADO

Manado, INewscrime.com – Pembagian dana banjir di kota manado masih menjadi polemik bagi para warga. Pasalnya pembagian dana tersebut terindikasi tidak tepat sasaran.

Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang datang mengadu ke DPRD Manado terkait persoalan pembagian dana banjir ini.

Hampir setiap hari para wakil rakyat di Dekot Manado di bilangan Tikala menerima keluhan warga dari berbagai kelurahan dikota manado terkait persoalan dana banjir yang terindikasi tidak tepat sasaran.

Salah seorang warga ketika berada di gedung DPRD Kota Manado, kepada awak media mengatakan bahwa mereka akan terus mendatangi gedung DPRD Kota Manado apabila tidak ada kejelasan tentang dana banjir tersebut.

” tim survey sudah turun, Hasil verifikasi sudah keluar dan sudah memenuhi persyaratan yaitu kerusakan 30% lebih, tapi akhirnya saat mendekati pencairan nama sudah tidak masuk kategori” ungkap Warga yang tidak mau menyebutkan namanya.

Arthur Paath personil Komisi A DPRD Kota Manado saat di mintai tanggapannya terkait polemik penyaluran dana bantuan banjir bandang pada media ini mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar semua korban banjir mendapatkan rasa keadilan.

“Kami terus berupaya agar semua masyarakat korban banjir mendapatkan rasa keadilan yaitu mendapat bantuan pemerintah. Menurut kami proses pendataan dan pencairan memang sangat bermasalah dari tingkat lingkungan sampai BPBD. Proses ini lah yang membuat kegaduhan dan keresahan di masyarakat sehingga masyarakat selalu mengadu di DPRD. Dan untuk itu proses yang tidak jelas ini menimbulkan kecurigaan bahwa telah terjadi praktek KKN dan perlu di Periksa pihak berwenang seperti polisi dan kejaksaan, “tegas Paath

Lanjut Paath mengatakan,  “Pemerintah telah berkomitmen akan meminta dana tambahan di BNPB  pusat untuk Sisa warga yang belum bisa terakomodir di tanggal 10 juni kemarin, tukas Paath.

Dirinya juga mengatakan, ini akan terus di upayakan pemerintah. Saya berharap ini bukan hanya janji belaka, semoga keadilan sosial bisa terwujud buat warga korban banjir,” ujar legislator muda yang juga aktif dalam pelayanan Kerohanian khususnya di Pria Kaum Bapak GMIM.

(Roby/Irwan)