Mantan Polisi Ini Kutuk Tindakan Para Tahanan Teroris Pada 5 Personil Brimob

Suasama Penguburan Personil Brimob Yang Tewas di Karena Ulah Tahanan Teroris Di Mako Brimob.

INewscrime.com- Duka mendalam menyelimuti instansi Polri,dimana 5 anggota kepolisian telah gugur dalam insiden kerusahan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Selasa (08/05).

Sebagai mantan polisi dirinya mengutuk keras tindakan tak berperikemanusiaan tersebut yang dilakukan oleh para napi terorisme tersebut.

Pada INewscrime.com Hendra jacob mengucapkan bela sungkawanya yang sedalamnya terhadap 5 anggota Polri yang telah gugur saat bertugas. HJ pun mendoakan agar amal Ibadahnya dilindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena beliau telah mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia.

Akan Insiden ini, Hendra Jacob mengutuk keras perbuatan narapidana terorisme tersebut yang tidak manusiawi. Ini sudah keterlaluan mereka sudah berani membunuh abdi negara yakni 5 anggota Polri yang di dalam Mako Brimob Kelapa Dua Depok berarti jelas jelas mereka adalah penghianat negara yang tidak layak untuk di ampuni kesalahanya.

“Saya selaku anak bangsa di pojok negeri memohon kepada pemerintah dan aparat lainnya agar dapat mengusut tuntas perbuatan ini. Karena ini sudah tindakan yang luarbiasa mereka lakukan di markas Polisi,”ungkap Hendra Jacob.

Perbuatan mereka ini sudah di luar batas kewajaran manusia, mereka menodai bhineka tunggal ika yang menjadi sembhoyan bangsa ini, mereka ini adalah penghianat penghianat bangsa yang ingin mengganti pancasila sebagai dasar negara dengan kemauan mereka. Ini harua di sikapi dengan tindakan tegas. Tambah Hj.

Dikataknya lagi, bahwa ia menghimbau kepada seluruh masyarakat indonesia agar mari sama sama kita doakan semoga polri dapat mengatasi dan menuntaskan masaalah ini dengan baik. Mari kita berikan dukungan bahwa kita masyarakat indonesia dari sabang sampai merauke semua mendukung polri dalam memberantas terorisme.

 

#Kami bersama Polri
#Kami tidak Takut
#Kami siap lawan teroris
#Save Polriku
#Save Indonesiaku.

(Redaksi)