LMI Akan Geruduk Kejagung dan KPK, Tuntut Kejati Sulut Tangkap Aktor Utama Korupsi Pemecah Ombak Minut

MANADO, Organisasi Masyarakat Adat Sulut Laskar Manguni Indonesia (Ormas LMI) akan menggelar aksi demo di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI). Aksi demo LMI kali ini dengan tuntutan agar Kejagung memerintahkan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) menangkap aktor utama kasus dugaan korupsi proyek pemecah ombak di Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara yang telah merugikan negara Rp 8,8 miliar.

Tonaas Wangko LMI, Pdt. Hanny Pantouw menjelaskan, pihaknya akan menurunkan massa sekitar 250 orang. “Benar, Kamis (15/02) nanti LMI akan menggelar aksi demo di kantor Kejagung RI dan kantor KPK-RI di Jakarta. Kami akan turunkan 250 orang pada aksi itu. Tuntutannya agar Kejagung mendesak Kejati Sulut menangkap aktor utama korupsi proyek pemecah ombak di Likupang Timur Kabaupaten Minahasa Utara,” jelas Pdt. Pantouw.

Pantouw mengakui, selama ini pihaknya bertanya tanya atas sikap Kejati Sulut. “Sikap Kejati Sulut kami pertanyakan. Sudah sangat jelas keterlibatan pejabat tertinggi di Kabupaten Minahasa Utara dalam kasus proyek BPBD Kabupaten Minahasa Utara ini. Tapi kenapa yang ditangkap hanya pemain kecilnya, aktor utamanya hingga saat ini bebas berkeliaran. Jadi kami akan meminta sikap tegas Kejagung RI,” tegas Pdt. Pantouw.

Menurut Pantouw, setelah dari Kejagung, pihaknya juga akan menggelar aksi yang sama di kantor KPK-RI. “Kami akan minta KPK-RI mengambil alih kasus ini. Karena kami melihat sudah ada sesuatu yang tidak benar dengan pihak Kejati Sulut. Bukti-bukti lengkap juga akan kami berikan ke KPK-RI,” jelas Pdt. Pantouw.

Dengan tegas Pantouw mengatakan pihaknya tidak gentar dengan ancaman segelintir orang yang mencoba mengaburkan kasus korupsi ini. “Ada ancaman, tapi kami tidak gentar dan tetap konsisten. Ini kasus korupsi yangvsudah merugikan negara dan Presiden RI, bapak Joko Widodo secara tegas mengatakan akan memberantas tindak pidana korupsi yang terjadi  di negara ini. Dan LMI mendukung itu,” pungkasnya. (datsir)

Please follow and like us: