Legislator Papua Belajar Toleransi Ke Deprov Sulut

Foto : Anggota DPRP Papua Foto Bersama Legislator Sulut  Jems Tuuk.

DEPROV, INewscrime.com — DPRD Provinsi Sulawesi Utara (SULUT), Rabu (18/04) siang, menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP).

Rombongan DPRP yang dipimpin langsung oleh Stevanus Kaisepo, diterima oleh Anggota DPRD Sulut Ir Julius Jems Tuuk.

Adapun maksud dan tujuan para anggota dewan sebagaimana yang diungkapkan oleh ketua rombongan adalah terkait dengan studi banding dalam rangka pembentukkan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Ranperdasi) tentang Penyelenggaraan Keagamaan. Dimana dalam Ranperdasi tersebut salah satunya mengatur tentang pendirian rumah ibadah dan hari-hari libur keagamaan.

Foto : Jems Tuuk Saat Menerima Kunjungan Kerja DPRP Papua Di Deprov Sulut.

“Jadi kita datang ke sini ingin melihat bagaimana penanganan, dimana yang kita tahu bersama di Papua seringkali terjadi konflik antar masyarakat yang dipicu oleh masalah agama. Dan juga kami ingin mengetahui apakah ada regulasi yang mengatur itu secara khusus terkait penanganannya. Jadi itu yg kita pingin tahu, “papar Kaisepo saat diwawancarai oleh wartawan seusai melakukan tatap muka.

Lanjut dikatakannya, dari hasil tatap muka tersebut ternyata di Sulut tidak memilki regulasi khusus yang mengatur tentang itu, akan tetapi lebih mengedepankan lewat Badan Koordinasi Antar Umat Beragama (BKSAUA) yang dikelola lewat Biro Kesra langsung.

“Saya kira ini cukup baik dan kami sangat menyambut baik. Jadi, ketika kami kembali ke Papua akan kami laporkan bagaimana membangun komunikasi diantara tokoh agama dan tokoh masyarakat, sehingga bisa terbentuk satu pengertian yang sama terkait dengan hal tersebut, “jelasnya.

Sementara itu, Ir Julius Jems Tuuk dalam tatap muka mengatakan bahwa, terkait dengan penanganan konflik, Sulut lebih mengedepankan pada komunikasi. Dimana lewat Biro Kesra telah memprogramkan FKUB.

“Jadi ketika terjadi gesekan, BKSAUA akan melakukan komunikasi terkait dengan apa yang menjadi pemicu. Karena, di dalam BKSAUA sendiri pengurusnya sendiri terdiri dari para tokoh agama, dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di sulut” tandasnya. (Robby)