Lama Berkutat Dengan Kanker, Raja Properti Sulawesi Utara “Benny Tungka” Tutup Usia

Foto : Alm Benny Tungka Foto Bersama Penulis Usai Wawancara disela sela Perayaan Imlek 2017.

Manado, INewscrime.com- Kematian adalah adalah hal yang paling hakiki dalam kehidupan manusia. Kelahiran mungkin bisa di jadwalkan tapi Kematian adalah mutlak kedaulatan Tuhan.

Begitu pula yang dialami oleh salah satu raja Properti Sulawesi Utara Benny Tungka. Setelah menjalani perawatan medis yang cukup lama akibat sakit kanker, owner Megamas Manado ini akhirnya menghembuskan nafas yang terakhir pada, Minggu (25/3/2018), pukul 00.08 di kediamannya yang terletak di kawasan Megamas Manado.

“Pak Benny Tungka menghembuskan nafas terakhir dan meninggal pada pukul 00.08 wita, tadi,” kata Pastor Jimmy Tumbelaka Pr yang langsung tiba di rumah keluarga alm Benny Tungka selang setelah10 menit almarhum meninggal dunia.

Melalui WhatsApp (WA), Pst Jimmy Tumbelaka Pr, rohaniwan yang dekat dengan Benny Tungka menulis bahwa almarhum saat menghembuskan nafas yang terakhir ditemani oleh sanak keluarga.

Alm Benny Tungka meninggal dunia di usia 60 tahun. Pria kelahiran Makassar 13 Oktober 1957, memang begitu dikenal luas masyarakat Kota Manado, bahkan masyarakat Provinsi Sulawesi Utara. Alm Benny Tungka juga di kenal sebagai salah satu pengembang yang berhasil ikut memberikan sumbangsih besar dalam dunia usaha properti di Sulawesi Utara dengan Grup Megamasnya yang dirintis melalui PT Megasurya Nusalestari.

Di atas lahan seluas 36 hektar Benny Tungka berhasil mereklamasi dan menyulap bibir pantai teluk Manado menjadi Kawasan Bisnis dan Pariwisata belanja yang dikenal luas, tidak saja oleh masyarakat Sulut, akan tetapi oleh masyarakat di luar daerah ini.

Bersama Grup Megamas, Benny Tungka berhasil menghadirkan pertokoan, mall, Mega Trade Center, kawasan kuliner, bahkan tempat hiburan dan olahraga bagi masyarakat Kota Manado.

Dia pula yang menghadirkan Megamall (tahun 2004) yang merupakan Mall pertama di Kota Manado. Beberapa tenant ternama telah hadir di Megamall Manado, di antaranya Matahari, BreadTalk, Gelael, Planet Surf, Karisma, Multimart, KFC, Mac Donald, juga dengan pusat hiburan Ha-Ha Entertainment yang antara lain menyajikan kafe, arena bowling, dan biliar.

Hadirnya kawasan bisnis, jasa perdagangan, entertainment, kuliner, pariwisata dan olahraga, tidak hanya mengubah bibir teluk Manado makin cantik, akan tetapi ikut mengubah gaya hidup masyarakat Manado dan sekitarnya pada trend perkembangan jaman.

Penganut Katolik yang taat namun masih memegang teguh adat dan budaya leluhurnya dari negeri Tiongkok ini juga begitu besar partisipasi serta sumbangsihnya pada perkembangan dan kemajuan fisik dan infrastruktur Kota Manado. Serta menjadikan kota Manado sebagai yang modern, dinamis dan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat, termasuk putaran roda ekonomi di Sulawesi Utara

“Selamat Jalan Sang Tuan Bersahaja. Kesederhanaan dan Kesahajaan Anda Akan Selalu Di Kenang Semua Orang.
Anda Begitu Sederhana Di Balik Keberadaan Yang Anda Punya…….”
(Robby Kumaat Mononimbar)