Lagi!!! Karinda Tegaskan Stop Pungutan Berkedok Sumbangan di SMA/SMK

Suasana RDP antara Komisi IV & Dinas Pendidikan Prov Sulut

INewscrime.com- Berulang kali di peringati, pungutan uang komite serta penahanan ijazah karena tidak membayar uang komite di SMA maupun SMK masih terus berlangsung.

Hal itu terungkap saat RDP (Rapat Dengar Pendapat) komisi 4 DPRD Sulut dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara di ruang rapat Komisi 4 Deprov Sulut Senin, 3/8-2018.

Berang dengan hal tersebut, James Karinda Ketua Komisi IV menegaskan di akhir tahun anggaran akan mempertanyakan PAD dari sekolah sekolah yang masih memungut uang Komite,
“Sudah berulang kali diperingati namun pungutan berkedok komite masih saja ada di sekolah sekolah. Kalau tidak berhenti kami akan pertanyakan PAD dari sekolah sekolah tersebut di akhir tahun anggaran nanti, “sembur Karinda.

Dikatakan oleh Karinda, tidak ada lagi alasan bagi sekolah SMA dan SMK untuk menarik pungutan apalgi menahan ijazah siswa karena tidak bayar uang komite.
“Kasihan masa depan generasi muda kita, mereka kan mau kerja atau kuliah, tolong ini jadi perhatian Ibu Kadis,”tegasnya lagi.

Lebih lanjut dikatakan oleh Legislator yang akan maju sebagai Bacaleg DPR Ri dari Partai Demokrat ini, semua komponen pembiayaan di sekolah sudah tertata di BOS (Bantuan Operasional Sekolah, APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, serta DAK (Dana Alokasi Khusus dari pusat.
“kalaupun ada sumbangan yang mengatasnamakan Komite bisa tapi sifatnya tidak bisa rutin apalagi wajib,”tegas Karinda dihadapan Kadis Dr Grace Punuh.

Kadis Pendidikan Dr Grace Punuh sendiri saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengaku akan menelusuri sambil mengakui kurang jalannya fungsi pengawasan khususnya fungsi UPT cabang Dinas yang kurang jalan.
“Kami akui Fungsi cabang dinas tidak  berjalan sebagaimana mestinya, tidak ada kepala seksi lagi, dari kabid langsung staf,” pungkas Kadis Dr Grace Punuh.